DPR Soroti Hubungan TNI-Polri Cuma Kompak di Level Elite

Editor Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersalaman dengan Kapolri Jenderal Idham Azis./dok.puspen tni/via cnn indonesia.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai hubungan anggota TNI-Polri di ‘akar rumput’ tidak seharmonis pada aras elite, khususnya antara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Ia berharap seluruh jajaran TNI-Polri mencontoh kekompakan Hadi dan Idham atau kebersamaan para petinggi TNI-Polri lainnya, agar tak terulang insiden penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (29/8) dini hari kemarin.

“Hubungan TNI dan Polri kalau kita lihat di elitenya baik. Panglima TNI, KSAD, Pangdam itu semua baik. Termasuk Panglima dan Kapolri ke mana-mana selalu bersama,” kata Dave seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Ia menyebut hubungan anggota TNI-Polri di tingkat bawah kerap terjadi gesekan. Menurutnya, doktrinisasi di institusi masing-masing perlu dikaji.

Ketua DPP Partai Golkar itu pun menyarankan para personel di wilayah masing-masing membuat patroli bersama atau kegiatan lainnya untuk membangun kekompakan.

Dave menambahkan, kasus perusakan dan pembakaran Polsek Ciracas harus menjadi pelajaran bagi prajurit TNI dan anggota Polri.

“Panglima dan Kapolri saja kompak dan selalu bersama. Masa, yang di bawahnya tidak,” ucap dia.

Markas Polsek Ciracas diserang sekitar 100 orang tak dikenal pada Sabtu (29/8) dini hari. Dua personel polisi terluka dan dua unit mobil rusak.

Belakangan terungkap puluhan prajurit TNI terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

Peristiwa ini dipicu oleh kabar hoaks yang disebar seorang anggota TNI yang bertugas di Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) bernama Prada Muharman Ilham (MI).

Prada MI mengaku dikeroyok, lalu mengirim pesan singkat ke rekan-rekannya sesama prajurit TNI yang kemudian berujung penyerangan.

Namun setelah ditelusuri, ternyata Prada MI tidak dikeroyok. Ia terluka karena kecelakaan tunggal akibat tidak dapat mengendalikan motornya saat akan menyalip motor di depannya.

Baca Juga :  Novo Nordisk Indonesia Meraih Sertifikasi "Best Place To Work" pada 2021

KSAD Jendral Andika Perkasa meminta maaf kepada semua pihak yang telah menjadi korban penyerangan Markas Polsek Ciracas.

“TNI AD memohon maaf atas terjadinya insiden yang menyebabkan korban maupun perusakan yang dialami oleh rekan-rekan baik dari masyarakat sipil maupun anggota Polri yang tidak tahu apa-apa,” kata Andika dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Minggu (30/8).

Andika menyatakan TNI akan mengawal terus insiden tersebut. Termasuk, di antaranya memberikan ganti rugi biaya perawatan para korban dan kerusakan fisik yang dilakukan oleh para pelaku. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Persib Bandung Dapat Dana Segar Rp 10 Miliar

Rab Sep 2 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Di saat kompetisi sedang berhenti sementara akibat pandemi virus corona atau Covid-19, Persib Bandung tetap mampu mendapatkan pemasukan besar dari kerja sama sponsorship. Maung Bandung baru saja resmi menjalin kerja sama dengan perusahaan Trading Forex dan Komoditi Didimax Berjangka. Didimax Berjangka menjadi sponsor trading resmi Persib selama […]