Dua Begal Diringkus Petugas QR Polrestabes Bandung

Editor Pelaku pembegalan di Jalan Supratman, Cibeunying Kidul, Kota Bandung berhasil diringkus petugas Quick Respon (QR) Polrestabes Bandung. /visi.news/bdg.info
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Aksi pembegalan terhadap pejalan kaki di Jalan Supratman, Cibeunying Kidul, Kota Bandung berhasil digagalkan oleh petugas Quick Respon (QR) Polrestabes Bandung. Dua terduga pelaku berhasil diamankan sebelum Tim Prabu tiba di lokasi.

Kejadian bermula ketika korban, seorang pria berinisial R (35), sedang berjalan kaki menuju rumahnya di Jalan Supratman pada Rabu (17/1/2024) sekitar pukul 02.35 WIB. Tiba-tiba, dua orang yang mengendarai sepeda motor mendekatinya dan mengancamnya dengan cutter. Mereka lalu merampas dompet, handphone, dan tas pinggang milik korban.

Namun, aksi begal tersebut tidak berlangsung lama. Petugas QR Polrestabes Bandung yang sedang melakukan patroli di sekitar lokasi langsung mengejar para pelaku. Setelah sempat terjadi kejar-kejaran, petugas berhasil menghentikan dan mengamankan kedua pelaku.

Kapolsek Cibeunying Kidul Kompol Asep Suhendi mengatakan, kedua pelaku berinisial D (23) dan S (25) merupakan warga Kota Bandung. Dari tangan mereka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah cutter, tiga unit handphone, satu bungkus bubuk kratom, satu buah dompet, dua buah tas pinggang, dan satu unit sepeda motor.

“Kedua pelaku kami bawa ke Mapolsek Cibeunying Kidul untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Mereka mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di kawasan Cibeunying Kidul dan sekitarnya. Kami juga masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang terlibat,” ujar Kompol Asep.

Korban, R, mengucapkan terima kasih kepada petugas QR Polrestabes Bandung yang telah menolongnya. Ia mengaku kaget dan ketakutan saat dihadapkan dengan para begal. Ia berharap, para pelaku dapat dihukum seberat-beratnya.

“Saya sangat bersyukur kepada petugas QR yang cepat datang dan menangkap para pelaku. Saya kira saya akan mati saat itu. Saya berharap, mereka dapat mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” kata R.

Baca Juga :  Huawei Dukung Penguatan Keamanan Siber untuk Ekosistem Digital Terbaik Indonesia

@uli

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Politik Uang Masih Merajalela di Pemilu Legislatif 2024

Jum Jan 19 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Pemilu Legislatif 2024 tinggal 26 hari lagi. Namun, praktik politik uang masih menjadi momok yang mengancam kualitas demokrasi di Indonesia. Politik uang adalah istilah yang mengacu pada penggunaan uang atau bantuan material lainnya untuk mempengaruhi pilihan pemilih. Politik uang biasanya dilakukan oleh calon legislatif (caleg) […]