VISI.NEWS|BANDUNG -Atmosfer tegang dipastikan menyelimuti Parken Stadium saat FC Copenhagen menjamu Napoli pada lanjutan Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan besar bagi kedua tim yang masih berjuang menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Copenhagen memasuki pertandingan ini dengan tekanan tinggi setelah hanya mengoleksi dua kemenangan dari enam laga. Bermain di kandang sendiri menjadi peluang terakhir bagi wakil Denmark itu untuk tetap bersaing di grup yang ketat. Pelatih Copenhagen Jacob Neestrup menegaskan timnya siap menghadapi tantangan besar tersebut.
“Kami tahu posisi kami belum aman. Bermain di Parken memberi kami energi ekstra dan kami harus memanfaatkannya,” ujar Neestrup menjelang pertandingan.
Ia mengakui Napoli adalah lawan dengan pengalaman Eropa yang kuat, namun percaya diri timnya mampu memberikan perlawanan maksimal.
“Kami tidak bisa hanya bertahan. Kami harus berani bermain dan mengambil risiko,” katanya.
Napoli datang ke Copenhagen dengan situasi yang tak jauh berbeda. Tim asal Italia itu juga baru mengamankan dua kemenangan dari enam pertandingan Liga Champions musim ini. Meski berstatus tim tamu, Partenopei membawa kepercayaan diri berkat kualitas skuad dan pengalaman bertanding di laga besar.
Gelandang Napoli Scott McTominay menilai pertandingan ini akan sangat menentukan perjalanan timnya di Eropa.
“Ini laga besar bagi kami. Kami datang untuk mendapatkan poin penuh dan kami tahu apa yang harus dilakukan,” kata McTominay.
Menurutnya, Napoli tidak boleh terjebak tekanan atmosfer kandang Copenhagen yang dikenal kuat.
“Kami harus bermain tenang, mengontrol permainan, dan memanfaatkan peluang sekecil apa pun,” ujarnya.
Dari kubu tuan rumah, Jordan Larsson diproyeksikan menjadi tumpuan serangan Copenhagen. Penyerang berusia 28 tahun itu menyadari besarnya ekspektasi publik Parken Stadium terhadap dirinya.
“Bermain di kandang membuat tanggung jawab kami lebih besar. Kami ingin memberi kebanggaan untuk suporter,” kata Larsson.
Ia menegaskan Copenhagen tidak akan bermain defensif meski menghadapi tim dengan reputasi besar seperti Napoli.
“Kami harus percaya pada diri sendiri dan bermain dengan keberanian,” ucapnya.
Pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat dengan duel lini tengah menjadi kunci. Copenhagen mengandalkan intensitas dan dukungan publik, sementara Napoli bertumpu pada pengalaman serta kualitas individu untuk mencuri poin di kandang lawan.
Kick-off pertandingan dijadwalkan pukul 03.00 WIB dan akan menjadi salah satu laga penentu paling krusial di pekan ini, di mana satu hasil buruk bisa berarti akhir dari mimpi melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini.@fajar