DUNIA ISLAM: Ramadan di Berbagai Negara

Editor :
Ilustrasi puasa Ramadan./shutterstock/via/suara.com

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Meskipun jam puasa Ramadan bervariasi di seluruh dunia, tetapi secara syariat Islam, puasa dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya mayahari.

Artinya, umat Islam tidak diperbolehkan minum, makan, dan melakukan hubungan suami-istri selama matahari masih bersinar. Tergantung di mana seseorang berada, periode puasa Ramadan terasa sangat panjang karena siang hari di beberapa daerah bisa bertahan hingga 21 jam.

Perbedaan jam puasa disebabkan lamanya hari yang berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lain. Hal ini berkaitan dengan waktu dalam setahun, jarak dari khatulistiwa, dan beberapa hal lain yang membuat matahari tampak lebih panjang atau lebih pendek tergantung letak suatu wilayah.

Mengutip Suara.com dari dari AsiaOne, berikut beberapa daerah dengan jam puasa terpanjang dan terpendek di seluruh dunia pada tahun 2021.

Tempat dengan jam puasa terlama

1. Nuuk, Greenland
Kota Nuuk, Greenland, dianggap sebagai kota dengan jam puasa terlama. Di ibu kota Greenland yang dingin dan berangin itu, umat Islam harus menjalani puasa 20 jam.

2. Helsinki, Finlandia
Ibu kota terdingin kedua di Eropa ini juga menjadi kota dengan jam puasa terlama kedua bagi umat Islam. Total waktu matahari bersinar di kota itu selama 19 jam.

3. Glasgow, Skotlandia
Kota di dataran rendah barat Skotlandia menikmati sekitar 18 jam siang hari. Ini berarti Muslim di Glasgow harus mampu menahan diri mereka sendiri untuk berpuasa selama 18 jam.

4. Berlin, Jerman
Kota di Eropa Barat ini termasuk di antara 5 tempat teratas dunia dengan jam puasa terpanjang. Muslim yang tinggal di Jerman harus menjalankan puasa hingga 17 jam. Temperatur di sana jadi tantangan tambahan karena saat kemarau bisa mencapai sekitar 35 derajat Celcius.

Baca Juga :  “Climate Challenge Workshop”, Kolaborasi Berkelanjutan untuk Mengatasi Perubahan Iklim di Masa Depan.

5. Ottawa, Kanada
Matahari di negara paling utara Amerika Utara ini bersinar selama 16 jam, selama itu pula muslim di sana harus berpuasa. Mereka yang menjalankan puasa Ramadan di Ottawa disarankan untuk tetap bugar dengan menyediakan asupan nutrisi yang cukup selama sahur.

Tempat dengan jam puasa terpendek

Adapun tempat-tempat dengan jam puasa terpendek, semuanya dapat ditemukan di selatan khatulistiwa. Rata-rata jam puasa di kota-kota ini kurang dari 12 jam. Tempat-tempat tersebut adalah:

Christchurch, Selandia BaruPuerto Montt, ChiliCanberra, AustraliaMontevideo, UruguayCape Town, Afrika Selatan

Sementara itu, jam puasa rata-rata di beberapa negara besar di dunia berkisar antara 12 hingga 15 jam. Berikut jam puasa Ramadan di beberapa negara.

1. Timur Tengah
Negara-negara di Timur Tengah, seperti UEA, Arab Saudi, Bahrain, dan sebagainya umumnya berpuasa selama 14 hingga 15 jam. Meskipun waktunya tidak sepanjang beberapa kota lainnya, tapi puasa di negara Timur Tengah mungkin juga menantang karena panas yang tak kenal ampun.

2. Asia Tenggara
Muslim di Brunei, Indonesia, dan Malaysia biasanya berpuasa selama 12 hingga 13 jam per hari. Relatif pendek jika dibandingkan dengan wilayah lain di belahan bumi utara.

3. Afrika
Dengan pengecualian khusus di Afrika Selatan, muslim di negara-negara Afrika seperti Ethiopia, Senegal, dan Nigeria rata-rata berpuasa sekitar 14 hingga 15 jam.

4. Amerika Utara dan Selatan
Muslim yang tinggal di negara-negara Amerika Selatan seperti Argentina, Brasil, Chili, dan sebagainya, berpuasa selama 11 hingga 13 jam dengan mempertimbangkan lokasi tepatnya. Sebaliknya, muslim yang tinggal di utara Amerika memiliki jam kerja yang lebih lama, 15 hingga 16 jam di Kanada dan AS.

5. Eropa
Standar di negara-negara Nordik seperti Denmark, Swedia, Islandia punya waktu siang hari selama 17 hingga 18 jam. Di negara-negara seperti Prancis dan Swiss, jam buka lebih pendek. Umat Islam di wilayah tersebut berpuasa sekitar 16 hingga 17 jam. Sementara mereka yang tinggal di Yunani, Italia, dan Spanyol berpuasa selama 15 hingga 16 jam. @fen

Baca Juga :  105 Meninggal Terkait Covid-19, Dekan FKUI: Butuh Bertahun-tahun untuk Ciptakan 1 Dokter

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

WISATA RELIGI: Bosnia Kembalikan Tradisi Ramadan Setelah 30 Tahun

Sab Apr 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Masjid warisan Ottoman Ferhadiye di ibu kota Bosnia dan Herzegovina, Sarajevo, telah membawa kembali tradisi pembacaan Alquran selama Ramadan setelah istirahat selama 30 tahun. Masjid bersejarah abad ke-16 ini mengalami jeda dari tradisi Ramadan selama tiga dekade karena perang yang berlangsung pada 1992-1995. Masjid tersebut membawa kembali […]