VISI.NEWS | SINGAPURA – Enam pria Indonesia yang diduga berusaha memasuki Singapura secara ilegal untuk mencari pekerjaan, ditangkap oleh pihak berwenang, Minggu (21/12/2025). Menurut penyelidikan awal yang dilakukan oleh polisi, para pria ini berencana menyeberang ke Singapura melalui jalur ilegal. Mereka akan diadili pada Senin (22/12/2025) dengan tuduhan memasuki negara tersebut secara ilegal. Demikian dikutip dari The Straits Times Singapore.
Jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman penjara maksimal enam bulan dan setidaknya tiga cambukan sesuai dengan hukum yang berlaku di Singapura. Penangkapan ini menunjukkan tindakan tegas yang diambil oleh pihak berwenang Singapura untuk menjaga keamanan dan integritas perbatasan negara mereka.
Senior Assistant Commissioner of Police Ang Eng Seng, yang juga merupakan Komandan Pengawasan Perbatasan Polisi Singapura (PCG), menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengambil langkah tegas terhadap pelanggar imigrasi untuk melindungi perairan teritorial dan perbatasan pesisir Singapura dari ancaman kejahatan dan gangguan keamanan.
Ang Eng Seng juga mengingatkan bahwa masalah imigrasi ilegal bukan hanya soal melindungi wilayah, tetapi juga terkait dengan upaya mencegah tindak kejahatan transnasional yang dapat membahayakan negara. Oleh karena itu, PCG akan terus memperketat pengawasan dan menindak tegas para pelanggar hukum.
Pihak berwenang juga mengimbau kepada warga dan pelaku usaha agar selalu waspada terhadap potensi pelanggaran imigrasi ilegal dan bekerjasama dengan pihak keamanan untuk mencegah kejadian serupa. “Kami juga mengingatkan bahwa mencoba memasuki negara secara ilegal hanya akan membawa konsekuensi hukum yang berat,” ujar Ang Eng Seng.
Kejadian ini menambah daftar upaya pelanggaran imigrasi yang berhasil digagalkan oleh pihak berwenang Singapura. Sebelumnya, dua pria asal Indonesia juga ditangkap setelah mencoba memasuki Singapura secara ilegal dengan menggunakan sampan bermotor.
Dengan penegakan hukum yang ketat, Singapura menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan negara dan melindungi perbatasannya dari ancaman yang dapat merugikan stabilitas sosial dan ekonomi.
@uli












