“Endang Gendruwo” akan Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bersama 5 Dosen UNS

Editor :
Sebanyak 6 guru besar baru UNS, masing-masing Prof. Dr. Bandi (FEB), Prof. Dr. Izza Mafruhah (FEB), Prof. Dr. Supriyadi (FP), Prof. Dr. Sudadi (FP), Prof. Dr. Joko Triyono (FT) dan Prof. Dr. Endang Yuniastuti (FP), yang akan dikukuhkan secara bersamaan./visi.news/tok suwarto.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dr. Endang Yuniastuti, M.Si, dosen Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP – UNS) Solo yang sejak tahun 2008 meneliti tanaman Kepuh yang di masyarakat Jawa disebut “Pohon Gedruwo” untuk bahan baku bio-etanol sehingga dia sering dipanggil “Endang Gedruwo”, Selasa (9/3/2021) besok akan dikukuhkan sebagai guru besar bidang genetika tanaman.

Bersama Prof. Endang Yuniastuti, untuk pertama kali dalam sejarah UNS yang 11 Maret 2021 ini genap berusia 45 tahun, akan dikukuhkan sekaligus 6 orang guru besar baru, 5 guru besar lainnya, yaitu Prof. Dr. Bandi, guru besar bidang ilmu akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Prof. Dr. Izza Mafruhah, guru besar bidang ilmu ekonomi pembangunan FEB, Prof. Dr. Supriyadi, guru besar bidang ilmu hama tanaman (FP), Prof. Dr. Sudadi, guru besar bidang ilmu teknologi pupuk hayati (FP) dan Prof. Dr. Joko Triyono, guru besar bidang ilmu teknik mesin Fakultas Teknik.

Prof. Endang Yuniastuti, menjelaskan, selama ini dia menekuni penelitian sumber energi berbahan baku tumbuhan atau biofuel dari berbagai tanaman, seperti jarak pagar, ganyong, pachira, termasuk kepuh dengan nama latin sterculia foetida Linn.

“Dari sekian banyak penelitian biofuel, tanaman kepuh atau disebut pohon Gendruwo, karena potensinya sangat baik sebagai bahan baku biofuel. Namun, meskipun hasil penelitian tersebut terbukti pohon Gendruwo yang bisa berusia ratusan tahun dan berbuah sepanjang tahun, serta didukung teknologi, sampai saat ini tidak ada perusahaan termasuk Pertamina, yang bersedia memanfaatkan hasil penelitian dan teknologi tersebut,” ujarnya kepada wartawan dalam jumpa pers di UNS Inn, Senin (8/3/2021).

Guru besar genetika tanaman itu menyebutkan, hasil penelitiannya yang menunjukkan produktivitas sebatang pohon kepuh atau Gendruwo dewasa berkisar 179 – 831 kilogram biji kering per musim dengan masa panen 2 – 3 kali per tahun dan populasi tanaman sebanyak 66 – 67 batang per hektare.

Sedangkan biji kepuh hasil setiap hektare lahan, dapat menghasilkan bahan bakar minyak berkisar antara 4.893 – 22.716 liter per hektare per musim.

“Kita telah menawarkan ke sejumlah perusahaan, termasuk ke Pertamina, menolak memproduksi biofuel berbahan baku Kepuh. Semua khawatir, kalau pabrik sudah didirikan tidak ada bahan baku. Padahal, kita sudah membudidayakan tanaman kepuh itu di wilayah Kabupaten Sragen,” jelasnya.

Prof. Endang Yuniastuti, dalam pengukuhan guru besar yang digelar secara daring dan luring, akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul
“Peranan Genetika dalam Pemuliaan Tanaman Bio-Energi”.

Sedangkan Prof. Dr. Bandi yang merupakan pakar akuntansi dan sehari-hari menjabat Wakil Rektor II bidang keuangan, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Kejujuran dalam Pelaporan untuk Meningkatkan Kepercayaan Pengguna pada layanan Keuangan”, Prof. Izza Mafruhah menyampaikan topik “Implementasi Financial Inclusion Bagi Pekerja Migran Indonesia, Best Pratice Teori Permanen Ibcome Life Cycle Hypothesis”.

Sementara Prof. Sudadi menyampaikan topik “Biofilm Biofertilizer Teknologi Pupuk Hayati Terkini Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan,” Prof. Joko Triyono, menyampaikan, “Pengembangan Material Implan Ortopedi Sebagai Produk Alat Kesehatan Kampus UNS: Prospek, Status dan Tantangan,” dan Prof. Supriyadi, menyampaikan topik “Konservasi Musuh Alami dengan Tumbuhan Berbunga untuk Mendukung Pengendalian Hayati Hama Tanaman yang Berkelanjutan.” @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Babak Kualifikasi PORPROV XIV Jawa Barat, Cabor Bola Voli Tampil Perdana

Sen Mar 8 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS –  Kabupaten Ciamis jadi tuan rumah babak kualifikasi Porprov XIV Jawa Barat cabang olahraga bola voli tahun 2021 yang dilaksanakan di GOR GGT Ciamis, Senin, (08/03/2021). Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Tatang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Provinsi merupakan tolak ukur bagi pembinaan atlet bola voli […]