VISI.NEWS | BANDUNG – Persib Bandung meraih kemenangan krusial dalam laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan Super League 2025–2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026, berlangsung panas dan penuh tensi khas duel klasik Indonesia.
Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-4 menjadi pembeda sekaligus memastikan Maung Bandung mengamankan tiga poin penting. Kemenangan ini mengantarkan Persib ke puncak klasemen sementara dan menahbiskan diri sebagai juara paruh musim kompetisi.
Menanggapi hasil tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh bobotoh merayakan kemenangan dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan agar euforia tidak berubah menjadi tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
“Silakan rayakan kemenangan Persib dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap jaga ketertiban,” ujar Farhan. Ia secara khusus mengimbau agar tidak ada konvoi atau pawai kendaraan di jalanan Kota Bandung.
Euforia kemenangan Persib tetap terasa di berbagai sudut kota. Pemerintah Kota Bandung memfasilitasi antusiasme bobotoh dengan menggelar nonton bareng (nobar) serentak di 30 kecamatan dan 151 kelurahan yang berlangsung meriah namun kondusif.
Menurut Farhan, nobar serentak bukan sekadar hiburan, melainkan strategi menjaga keamanan kota di tengah tingginya animo laga Persib kontra Persija yang selalu menyedot perhatian publik. “Prestasi Persib adalah kebanggaan kita semua. Mari kita jaga Kota Bandung tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Di Kecamatan Cibeunying Kidul, persiapan nobar dilakukan secara cepat meski informasi terbilang mendadak. Operator komputer kecamatan, Kiki, menyebut jajaran kewilayahan bergerak sejak malam sebelumnya agar acara berjalan lancar. Antusiasme warga pun terlihat dari banyaknya pertanyaan di media sosial.
Kiki menegaskan, nobar menjadi solusi aman bagi bobotoh yang tidak mendapatkan tiket pertandingan. “Untuk warga yang tidak punya tiket, jangan memaksakan ke stadion. Lebih baik nobar di wilayah masing-masing saja, lebih aman dan kondusif,” katanya.
Suasana serupa juga terlihat di Kelurahan Braga. Operator komputer kelurahan, Andri, menyebut sosialisasi nobar dilakukan melalui berbagai kanal informasi. Ia menilai kebijakan nobar serentak sangat tepat untuk menyalurkan dukungan bobotoh secara positif. “Dukung Persib dengan tertib. Euforia boleh, tapi kondusivitas kota tetap nomor satu,” ujarnya.
@uli












