VISI.NEWS | SUKABUMI – Proses evakuasi material longsoran di jalan penghubung Palabuhanratu-Jampangkulon, di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, masih berlangsung hingga Rabu (13/1/2026). Meski demikian, kendaraan sudah dapat melintas dengan sistem satu jalur dan diberlakukan secara bergantian.
”Kami dari Polsek Simpenan melaporkan bahwa jalan di Kampung Cimapag untuk saat ini bisa dilalui oleh kendaraan baik roda maupun dua empat, tetapi harus tetap berhati-hati, kami berlakukan sistem buka tutup karena proses evakuasi pembersihan batu batu dan tanah masih berlangsung,” ujar Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti.
Jalan yang merupakan akses penghubung Palabuhanratu menuju Jampangkulon serta daerah lain di wilayah selatan Sukabumi itu sudah dapat dilalui kendaraan sejak Senin (12/1/2026).
Longsor di ruas Bagbagan–Jampangkulon tersebut terjadi pada Minggu (11/1/2026) akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari sebelumnya.
Diinformasikan oleh BBPJN DKI Jakarta dan Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum terdapat tiga titik longsor yakni di Km 159+100, Km 161+600 dan Km 164+500.
PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat bersama unsur lainnya diantaranya pihak kepolisian, melaksanakan penanganan darurat mulai dari pembersihan material longsoran hingga pemulihan fungsi jalan. @andri












