Search
Close this search box.

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Fadholi Soroti Perbaikan Permanen Infrastruktur dan Transportasi

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fadholi./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fadholi, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan infrastruktur dan layanan transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Menurut Fadholi, momentum evaluasi ini sangat penting mengingat kegiatan mudik Lebaran merupakan agenda rutin nasional yang akan segera disusul persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Ini momen yang sangat bagus untuk evaluasi. Kegiatan Lebaran ini kan rutin, dan sebentar lagi kita juga menghadapi Nataru yang kasusnya tidak jauh berbeda,” ujar Fadholi dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, BMKG, serta Basarnas, Senin (13/4/2026).

Fadholi memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak dalam penyelenggaraan mudik tahun ini. Namun, ia menegaskan bahwa evaluasi harus difokuskan pada identifikasi kekurangan agar perbaikan ke depan lebih optimal.

“Apresiasi tetap kita berikan, tetapi yang lebih penting adalah mencari kekurangannya apa, sehingga ke depan bisa lebih baik,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar evaluasi dilakukan secara komparatif dengan tahun-tahun sebelumnya, guna mengidentifikasi apakah titik-titik kelemahan yang muncul masih berulang di lokasi yang sama.

Fadholi menekankan bahwa jika ditemukan permasalahan yang berulang di lokasi yang sama selama dua tahun atau lebih, maka diperlukan penanganan permanen, bukan sekadar solusi sementara.

Sebagai contoh, ia menyoroti persoalan kapasitas penyeberangan yang tidak memadai.

“Kalau ada kasus penyeberangan yang kapalnya tidak mencukupi, perlu dipertanyakan apakah harus ada penambahan armada. Ini perlu rekomendasi jelas dari masing-masing pihak,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Fadholi meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menyampaikan rekomendasi konkret, termasuk kebutuhan dukungan anggaran dari APBN jika diperlukan.

Baca Juga :  AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten

Ia menilai bahwa tanpa rekomendasi yang jelas dan tindak lanjut yang tegas, evaluasi hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata.

“Kalau evaluasi tidak menghasilkan rekomendasi yang jelas, maka tidak akan ada perbaikan yang signifikan,” katanya.

Selain evaluasi mudik Lebaran, Fadholi juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi periode Natal dan Tahun Baru yang waktunya semakin dekat. Ia menyoroti perlunya antisipasi terhadap potensi kerusakan jalan, peningkatan layanan transportasi, hingga fasilitas pendukung seperti program mudik gratis.

Ia berharap catatan evaluasi tahun ini dapat menjadi dasar perbaikan yang konkret, sehingga masalah serupa tidak terulang di masa mendatang.

Menutup pernyataannya, Fadholi menegaskan bahwa titik-titik rawan yang terus berulang harus segera ditangani dengan solusi yang lebih bermakna dan berkelanjutan.

“Kalau titik yang sama terus menjadi rawan dan berulang lebih dari dua kali, itu artinya perlu solusi permanen yang serius,” pungkasnya. @givary

Baca Berita Menarik Lainnya :