Evaluasi Penyelenggaraan Haji, Pihak Berwenang Arab Saudi Segera Buka Umrah

Protokol kesehatan diterapkan pada para jemaah haji./saudigazette.com
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi  menilai pengalaman yang diperoleh dalam penyelenggaraan ibadah haji luar biasa tahun ini, akan dievaluasi dalam dua minggu dan coba mengambil manfaat dari penyelenggaraan tersebut.

Berbicara kepada Okaz / Saudi Arabia, Dr. Hussein Al-Sharif, Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Haji, mengatakan bahwa kementerian akan segera memulai persiapan terkait dengan musim umrah mendatang.

Dia mengatakan, kementerian mulai mengevaluasi pelajaran dari ziarah yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menyaksikan prosedur kesehatan dan pengorganisasian berkualitas tinggi di tengah situasi pandemi coronavirus.

Al-Sharif mengatakan bahwa para peziarah haji harus menghabiskan tujuh hari di karantina rumah dan mereka tidak boleh meninggalkan rumah mereka selama periode ini. Kementerian Kesehatan kemudian memeriksanya sesuai dengan protokol kesehatan.

Dia mengatakan para jamaah berkumpul di Mekah setelah menyelesaikan haji pada hari Minggu dan mereka kemudian dibawa ke bandara bagi para jemaah yang akan pulang ke negaranya masing-masing dengan melakukan perjalanan udara.

Sedangkan bagi mereka yang akan berangkat ke kota-kota mereka melalui jalan darat, kementerian menyediakan fasilitas transportasi untuk mengirim mereka pulang dan akan memantau kondisi kesehatan dan keselamatan mereka sambil memastikan kepatuhan mereka menjalani aturan karantina.

Al-Sharif memuji layanan, pengaturan, dan pengaturan untuk musim haji tahun ini yang memungkinkan para peziarah melakukan ritual mereka dengan mudah dan nyaman.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Diduga "Nenggak" Miras Overdosis, Remaja Tanggung Berseragam Celana SD Ditemukan Tewas

Kam Agu 6 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Seorang remaja tanggung ditemukan warga sudah tewas di depan warung kaki lima sekitar Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (6/8) pagi tadi. Diduga remaja ini tewas karena ‘nenggak’ atau minum miras (minuman keras) overdosis karena saat ditemukan dari mulutnya keluar busa dan di sampingnya ada […]