Evermos Mengumumkan Pendanaan Terbesar Senilai USD 39 Juta untuk Mendukung Perluasan Bisnis Jaringan Connected Commerce

Editor Founders Evermos (dari kiri ke kanan): co-founder Ghufron Mustaqim, CEO; co-founder Ilham Taufiq, Chief of Strategy; co-founder Iqbal Muslimin, Chief of Sustainability; and co-founder Arip Tirta, President. /visi.news/PRNewsfoto/Evermos
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Evermos, platform social commerce terbesar di Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar USD39 juta dalam putaran pendanaan Seri C. Dipimpin oleh International Finance Corporation (IFC) – a member of the World Bank Group – dan diikuti oleh beberapa mitra investor lama seperti Jungle Ventures, Shunwei Capital, UOB Venture Management, dan Telkomsel Mitra Inovasi, putaran pendanaan ini juga melibatkan investasi dari mitra investor baru, SWC Global, Endeavor Catalyst, dan Uni-President Asset Holdings. Dengan putaran pendanaan terbaru ini, Evermos tetap teguh dalam mencapai misinya untuk meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal serta memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional.

Ghufron Mustaqim, Co-Founder dan CEO Evermos, mengatakan, “Kami tetap setia pada komitmen kami dalam mendukung brand lokal sejak awal. Dalam proses mengatasi permasalahan logistik yang dihadapi berbagai brand Indonesia akibat tantangan geografis dan ekonomi negara yang unik, kami menyadari bahwa brand dari Indonesia menghadapi beragam tantangan di luar dari isu distribusi. Oleh karena itu, kami akan terus memanfaatkan inovasi guna menghubungkan brand lokal dengan pelanggan di kota-kota kategori tingkat lebih rendah dengan lebih efisien. Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan investor dalam menjalankan misi kami dan dedikasinya untuk memberdayakan kelompok rentan dengan menyediakan sumber pendapatan yang berkelanjutan dan fleksibel melalui jaringan distribusi terhubung dan dukungan dari layanan perdagangan kami.”

Sejak didirikan pada November 2018, Evermos telah berkomitmen untuk mengatasi tantangan kompleks yang memengaruhi UMKM lokal, yang menyumbang 99,9% dari total bisnis di Indonesia, menurut Bank Indonesia. Meskipun UMKM berkontribusi 60,3% terhadap PDB[1], hanya sekitar 0,5% yang mampu berkembang, sebagian karena tantangan logistik yang melimpah di pasar Indonesia. Dengan lebih dari 17.000 pulau yang membentang sejauh 5.100 kilometer dari barat ke timur, geografi unik pasar Indonesia membuat ekspansi nasional menjadi mahal dan memakan waktu, terutama di kota-kota kategori tingkat lebih rendah.

Baca Juga :  Menegangkan, OTK Terobos Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berusaha Rebut Senjata Anggota

Evermos telah berkomitmen untuk mengurangi tantangan logistik ini sejak awal, untuk memastikan adanya kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang lokasi geografis, tingkat pendapatan, atau jenis kelamin. Hal ini termasuk menjalin hubungan langsung dengan brand lokal untuk mendekatkan mereka dengan konsumen dan menawarkan solusi komprehensif untuk kebutuhan perdagangan khusus setiap brand. Dengan bergabung dalam ekosistem Evermos, para brand dapat mengakses 500 kota dengan 160.000 reseller yang dapat beroperasi tanpa memerlukan sumber daya modal yang besar.

Founders Evermos (dari kiri ke kanan): co-founder Ghufron Mustaqim, CEO; co-founder Ilham Taufiq, Chief of Strategy; co-founder Iqbal Muslimin, Chief of Sustainability; and co-founder Arip Tirta, President
Founders Evermos (dari kiri ke kanan): co-founder Ghufron Mustaqim, CEO; co-founder Ilham Taufiq, Chief of Strategy; co-founder Iqbal Muslimin, Chief of Sustainability; and co-founder Arip Tirta, President

Evermos akan mengalokasikan pendanaan terbaru ini untuk memperkuat jaringan reseller dengan memperdalam penetrasi di Jawa dan melakukan ekspansi ke Sumatera, sehingga brand dapat lebih cepat menjangkau populasi Indonesia yang semakin berkembang di kota-kota tier 2 dan tier 3. Evermos akan terus mendorong upaya pemberdayaan merek lokal untuk memberikan dampak positif pada ekonomi Indonesia, dengan memperluas layanan di seluruh rantai nilai ritel untuk mendukung pertumbuhan mereka yang berkelanjutan. Selain memperluas jaringan reseller, Evermos akan terus memimpin upaya pengembangan keterampilan bagi reseller untuk memperluas basis pelanggan mereka melalui iklan digital di luar jaringan pribadi. Perusahaan ini mencatat peningkatan penjualan hingga 18 kali lipat bagi reseller yang memanfaatkan alat-alat digital dibandingkan dengan mereka yang hanya mengandalkan jaringan pribadi. Selain itu, pendanaan ini akan mendukung pengembangan berbagai tools dan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) oleh Evermos untuk membantu reseller memahami konsumen lebih baik melalui Customer Relationship Management.

Baca Juga :  Kloter Pertama Berangkat 12 Mei, Inilah Rencana Perjalanan Haji 2024

Evermos adalah jaringan komersial sosial terbesar di Indonesia, dengan 160.000 reseller yang bertransaksi setiap bulannya per Januari 2023. Didirikan pada November 2018 oleh Ghufron Mustaqim, Arip Tirta, Iqbal Muslimin, dan Ilham Taufiq, Evermos telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Sejak pandemi, Evermos telah menunjukkan pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV) sebanyak 17 kali lipat dari Tahun Fiskal 2020 hingga Tahun Fiskal 2022.

“Meningkatkan pertumbuhan platform social commerce yang didukung teknologi seperti Evermos dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan memberikan kontribusi besar untuk membuka akses ke pasar, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan bagi jutaan UMKM dan pengusaha, yang banyak di antaranya adalah perempuan dan merupakan tulang punggung dari perekonomian Indonesia,” ucap Randall Riopelle, Acting Country Manager IFC for Indonesia and Timor-Leste. “Investasi kami di Evermos tidak hanya akan mendorong kemakmuran bersama dan inklusi keuangan dan digital, tetapi juga akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk memajukan ekonomi digital yang terus berkembang pesat di Indonesia.”

Yash Sankrityayan, Managing Partner di Jungle Ventures, menambahkan, “Jungle Ventures bangga mendukung Evermos untuk ketiga kalinya sejak memimpin putaran pendanaan Seri A pada tahun 2019. Sejak saat itu, Evermos telah menjalin jaringan distribusi terbesar untuk produk konsumen diskresioner di seluruh Indonesia sambil memberikan penghasilan rumah tangga yang signifikan bagi ratusan ribu penduduk Indonesia yang tinggal di kota-kota tier 2 dan tier 3.”

Wendi Xiang, Vice President of SWC Global, mengatakan, “Kami sangat senang mendukung Evermos, yang telah secara jelas menunjukkan kemampuannya untuk memberikan dampak positif pada ekonomi selama empat tahun terakhir. Saat SWC Global fokus pada pertumbuhan startup Asia di berbagai sektor seperti Mobile Internet, Deep Technology, dan Consumer Internet of Things (IoT), kami melihat bahwa Evermos mencatat pertumbuhan yang mengesankan dengan dasar bisnis yang kuat yang telah memberikan dampak sosial positif bagi reseller di kota-kota tingkat lebih rendah dan daerah pedesaan Indonesia. Kami yakin bahwa investasi kami di Evermos akan membawa perubahan yang bermakna bagi generasi masa depan sambil menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan.”

Baca Juga :  Musim Bencana, Perhatikan Ini Cara Membangun Rumah Kokoh

“Telkomsel Mitra Inovasi senang dengan sinergi antara Telkomsel dan Evermos yang terus berkembang. Menjadi mitra kami dalam social commerce, Evermos memelopori rangkaian layanan yang memberdayakan individu dari kelompok rentan. Dengan menyediakan kesempatan dan sarana bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang berkelanjutan, Evermos telah membuktikan dampak yang dihasilkannya terhadap perekonomian Indonesia. Sebagai perusahaan modal ventura yang percaya pada kekuatan teknologi dan inovasi untuk mengubah kehidupan dan menciptakan perubahan positif di masyarakat, Telkomsel Mitra Inovasi berharap dapat melanjutkan kerja sama dengan Evermos untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan yang inklusif di seluruh Indonesia. Kami berharap kemitraan yang berkelanjutan ini akan meningkatkan jangkauan pasar kami dan dapat saling memberikan keuntungan,” ucap Mia Melinda, CEO dari Telkomsel Mitra Inovasi.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mandiri Sekuritas Meluncurkan MOST Priority untuk Memenuhi Kebutuhan Investasi Nasabah Prioritas yang Jumlahnya Berpotensi Meningkat

Sab Mei 27 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas/Perusahaan), perusahaan anak dari Bank Mandiri, meluncurkan MOST Priority, layanan eksklusif untuk para nasabah individu prioritas Mandiri Online Securities Trading (MOST) di Jakarta. Nasabah MOST Priority akan mendapatkan berbagai manfaat, seperti: dedicated Relationship Manager, hasil riset terkini, serta promo dan acara-acara […]