Fakta-fakta Menarik Liga 1 Pekan ke-31, Sama dengan Urutan Pekan 31 Gol Masuk pun 31

Editor Ilustrasi logo BRI Liga 1./istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Lanjutan kompetisi sepak bola BRI Liga 1 2021/2022 pekan ke-31 telah berakhir. Berlangsung mulai Minggu (13/3) hingga Rabu (16/3). Sementara pertandingan Kamis (17/3) antara Persija kontra Madura merupakan laga tunda pekan 24.

VISI.NEWS mencoba menghimpun beberapa fakta menarik dari laga pekan ke-31 tersebut. Inilah hasil rangkumannya:

1. Tercipta 31 gol

Pertandingan pekan ke-31 menghasilkan 31 gol sama dengan urutan pekannya yang ke-31, meningkat dari pekan ke-30 yang hanya 21 gol, sementara di pekan ke-29 tercipta hingga 26 gol.

2. Tujuh tim meraih kemenangan

Di pekan ke-31 ada 7 tim yang meraih kemenangan, sementara di pekan ke-29 ada 6 tim. Adapun tim yang meraih kemenangan di pekan ke-31 adalah Persib-Madura (3-2), Persikabo-Persija (0-4), Borneo- Persiraja (2-1), Bali United-Arema FC (2-1), Bhayangkara FC-Persipura (1-2), PSS Sleman-PSIS Semarang (0-1), dan Persija-Madura (1-3).

3. Tiga tim skor imbang

Di pekan ke-31 ada 3 tim yang mendapatkan skor imbang, yaitu PSM Makassar – Persela (2-2), Barito – Persebaya (1-1), dan Persita – Persik Kediri (1-1).

4. Pertandingan dengan gol terbanyak

Adapun pertandingan yang menghasilkan gol terbanyak adalah pertandingan antara Persib Bandung vs Madura United dengan 5 gol. Sebanyak 3 gol milik Persib Bandung, 2 gol lagi milik Madura dalam pertandingan Minggu (13/3).

5. Tak ada nirgol

Pada pertandingan di pekan ke-31tidak ada nirgol atau bermain dengan skor akhir kacamata atau 0-0. Seluruh tim mampu menjebol gawang lawannya baik untuk meraup poin penuh maupun cuma raihan 1 poin karena imbang.

6. Tujuh gol penalti

Di pekan ke-31, ada tujuh gol tendangan penalti. Meningkat dari pekan 30 yang hanya ada dua gol penalti.

Baca Juga :  REKAP HASIL LIGA 1 | Madura, PSM, Persebaya Berjaya, Persib vs Persik Imbang, Borneo, Persiraja, Bali United Tumbang

Gol-gol penalti terjadi saat laga antara Persib vs Madura, Persikabo vs Persija, Barito vs Persebaya, Bali United vs Arema, Persita vs Persik, dan Bhayangkara vs Persipura.

7. Sebanyak 41 kartu dikeluarkan wasit

Pada pekan ke-31 seperti pekan sebelumnya cukup banyak kartu yang dikeluarkan wasit dari setiap pertandingan sehingga di akhir pertandingan pekan ke-31, Kamis (17/3), terakumulasi 41 katu sementara pekan 30 hingga 49 kartu. Dari 41 kartu itu 39 kartu kuning dan dua kartu merah.

Pemain yang mendapat kartu merah adalah pemain Bhayangkara, Jajang Mulyana (mendapat 2 kartu kuning) saat menghaapi Persipura. Satu kartu merah lagi utuk pemain PSS Sleman, Syaiful Ramadhan (juga mendapat 2 katu kuning) ketika laga menghadapi PSIS Semarang.

8. Pertandingan dengan kartu terbanyak

Pertandingan yang meghasilkan kartu terbanyak adalah laga antara Bhayangkara FC vs Persipura, Rabu (16/3/2022), ada 9 kartu yang dijatuhkan sang pengadil lapangan. Sama dengan pekan ke-30 juga 9 kartu.
Rinciannya Bhayangkara mendapat 4 kartu kuning dan 1 kartu merah, serta 4 kartu kuning lagi untuk pemain Persipura.

9. Dua gol bunuh diri

Pada pekan ke-31 ada dua gol bunuh diri, yaitu Dendi saat Arema menghadapi Bali United. Satu lagi gol bunuh diri pemain Persija Jakarta Rohit Chand saat meghadapi Madura pada laga tunda semalam.

Itulah fakta-fakta menarik laga Liga 1 pekan ke-31. Setelah pekan ke-31 pertandingan Liga 1 2021/2022 masih akan berlanjut dengan pekan ke-32 yang akan dimulai hari esok, Sabtu (19/3/2022) hingga Senin (21/3/2022).
Pastinya bakal ada fakta-fakta menarik lainnya. Kita tunggu saja. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jadi Teladan Bangun Infrastruktur Digital, Menkominfo Beri Penghargaan 9 Pejuang Telekomunikasi

Jum Mar 18 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada pejuang telekomunikasi atas jasa dalam upaya pemerataan infrastruktur digital di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan penghargaan atas jasa itu agar senantiasa menjadi teladan dan bagian sejarah dalam membangun infrastruktur digital di Indonesia. “Pemerintah memberikan penghargaan […]