Fakultas Ushuluddin UIN Bandung Gelar Munaqasyah ke-4 Artikel Ilmiah

Editor Fakultas Ushuluddin UIN Bandung menggelar munaqasyah ke-4 Artikel Ilmiah./visi.news/istimewa.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pendidikan tinggi terus didorong untuk peningkatan kualitas akademik. Salah satunya kualitas tugas akhir sebagai syarat meraih gelar sarjana. Di masa Covid-19, terdapat kebijakan bahwa artikel ilmiah dapat menjadi pengganti tugas akhir.

Kebijakan pengganti tugas akhir dalam bentuk artikel ilmiah dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kebijakan ini diteruskan melalui keputusan Rektor di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kali ke 4 Munaqasyah Artikel Ilmiah dilaksanakan oleh Fakultas Ushuluddin.

Muhammad Helmi Mighfaza adalah mahasiswa Jurusan Aqidah & Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Mahasiswa calon sarjana ini menulis artikel ilmiah berjudul al-Ushul al-Khamsah Mu’tazilah dalam Padangan Ulama Tebuireng Pasca Kepemimpinan Gus Sholah.

Al-Ushul Al-Khamsah Mutazilah meliputi at-Tauhid, al-‘Adl, al-Wad wa al-Waid, al-Manzilah Baina al-Manzilatain, dan Amr Maruf Nahy Munkar. Dari lima ajaran ini, ada dua, yakni al-Wad wa Al-Waid dan Al-Manzilah baina Manzilatain yang lebih difokuskan.

Menurut Helmi, Pondok Pesantren Tebuireng bersandar pada teologi Asyariyah, namun tidak menjadi ukuran bahwa ulama Tebuireng harus berpikir rasional atau tradisional karena dua-duanya diperulkan sesuai konteksnya.

Menurutnya lagi, ulama Tebuireng lebih melihat sisi antroposentris al-Ushul Al-Khamsah dalam hal hubungan manusia dengan lingkungannya. Terutama hubungan manusia kepada sesama manusia dalam beragama.

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan atas kebijakan tugas akhir artikel ilmiah pengganti Skripsi. Juga berterimakasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini.

“Peristiwa ini bertujuan mengantarkan mahasisiwa pada keberhasilan. Paling utama adalah pengalaman menyusun hasil penelitian menjadi artikel untuk diterbitkan di jurnal ilmiah. Selamat untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan munaqasyah artikel ilmiah. Peristiwa ini menjadi pengalaman terbaik,” ungkap Dekan.

Baca Juga :  MTQ Kegiatan Monumental yang Sudah Menyejarah di Indonesia

Dr. Radea Yuli Ahmad Hambali, M.Hum., Ketua Majlis Munaqasyah Artikel Ilmiah, menyampaikan arahan. “Sidang munaqasyah ini menghadirkan dua orang penguji, satu orang pembahas dari pendidikan tinggi mitra, dan dua orang pembimbing tugas akhir. Diharapkan semua pihak dapat memberikan masukan pada naskah artikel sebelum diterbitkan,” ujar Ketua Majlis yang juga sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dr. H. Mustopa, M.Ag., selaku pembahas, yang juga Ketua Jurusan Aqidah & Filsafat Islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, memberikan apresiasi dan sekaligus masukan.

“Hendaknya pembahasan tidak terlampau luas cukup mengkaji salah satu ajaran dari al-Ushul al-Khamsah ini. Juga gunakan rujukan dari kitab ulama-ulama Mu’tazilah. Sehingga pembahasan menjadi lebih mendalam. Selamat dan semoga naskah artikelnya segera terbit,” ungkapnya.

Dr. Masmuni Mahatma, M.Ag., selaku penguji I, yang juga dosen pada Jurusan Aqidah & Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung memberikan komentar.

“Jangan terlalu panjang membahas tokoh-tokoh Mu’tazilah karena sudah banyak tulisan yang menginformasikan hal itu. Harusnya langsung ke inti permasalahan dan ambil spiritnya serta kontekstualisasikan di masa sekarang. Juga sertakan pula pandangan dari para kiai lain melalui wawancara sebagai pengayaan. Artikel ini sudah luar biasa untuk ukuran mahasiswa, semoga lebih hebat lagi melalui editing” paparnya.

Dr. Neng Hannah, M.Ag., selaku penguji II, yang juga Ketua Jurusan Aqidah & Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, memberikan ucapan selamat dan masukan.

“Bagi penerbitan artikel di jurnal ilmiah hendaknya diperkuat pada sisi kebaruan. Juga referensi agar ditambah dari artikel-artikel jurnal hasil penelitian terkini. Diharapkan artikel ini lebih sempurna saat diterbitkan. Selamat, ini teladan untuk mahasiswa yang lain,” pungkasnya. @fen

Baca Juga :  Jemaah Haji Diminta Waspadai Cuaca Panas di Saudi

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pesan Plt Ketua Golkar Jabar Bagi Kepala Daerah yang Baru Dilantik: Utamakan Kepentingan Masyarakat

Sab Feb 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Sydzily memberi pesan khusus kepada kader Partai Golkar Jabar yang baru dilantik. Pesannya, kepentingan masyarakat adalah yang harus diutamakan. “Partai Golkar Jawa Barat menyampaikan rasa syukurnya atas berjalannya pemilihan kepala daerah di delapan kabupaten yang berlangsung dengan […]