Search
Close this search box.

Farhan: Kota Bandung Butuh Sistem, Bukan Sekadar Sosok

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan./visi.news/pemkot bandung.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa jabatan yang ia emban bukan soal memperkenalkan sosok dirinya, tapi tentang bagaimana institusi Pemerintah Kota Bandung bekerja secara profesional dan kolaboratif.

“Ketika saya dan Pak Wakil Wali Kota dilantik, maka sosok Farhan pribadi sudah tidak ada. Yang ada adalah Pak Wali, seorang pejabat publik yang mewakili institusi Pemerintah Kota Bandung,” katanya pada Jumat (11/4/2025).

Menurutnya, masyarakat harus melihat bahwa pembangunan kota ini dilakukan secara kolektif mulai dari camat, lurah, hingga kepala dinas. Visi kepemimpinannya tak akan mengedepankan pencitraan atau menonjolkan diri sebagai tokoh, melainkan pelayanan publik yang berbasis sistem dan kerja sama.

“Kami ingin membangun komunikasi publik yang berfokus pada pelayanan institusi, bukan pencitraan pribadi atau keluarga pejabat,” tegas Farhan.

Ia menyebut bahwa banyak tantangan kota seperti kemacetan, PKL, dan sampah tak bisa diselesaikan oleh satu orang saja. Untuk itu, pendekatan yang ia bangun adalah kolaborasi antar-elemen pemerintahan.

Tak hanya itu, Farhan juga menginginkan Bandung jadi kota yang kembali nyaman: bebas pungli, bersih, sejuk, dan ramah untuk warga maupun wisatawan. Maka dari itu, ia menargetkan enam prioritas utama yaitu perbaikan jalan rusak, penerangan umum, pengelolaan sampah, penanggulangan banjir, perbaikan transportasi publik dan revitalisasi kawasan strategis seperti Alun-alun dan Asia Afrika.

“Kota Bandung harus punya sistem yang berjalan baik, bukan hanya tergantung pada siapa yang memimpin. Itulah makna kepemimpinan berbasis institusi,” tuturnya. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :