Fortusis Minta Pengelolaan Pengaduan PPDB Diperbaiki

Editor Koordinator Fortusis Jawa Barat Dwi Subawanto. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) menilai perlunya perbaikan setelah sebelumnya banyak pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Salah satu masalah dalam penerimaan peserta didik baru adalah proses pengelolaan pengaduan PPDB yang harus diperbaiki. Hal tersebut diperlukan karena masyarakat/orang tua siswa perlunya mendapat kepastian, masalah yang dihadapi dalam PPDB dapet terselesaikan,” ungkap Ketua Fortusis Dwi Subawanto kepada VISI.NEWS, Rabu (29/3/2023).

Pengaduan dalam PPDB, kata Dwi, harus termenej dan terorganisir dengan baik. Mana pengaduan yang harus diselesaikan di tingkat sekolah, mana pengaduan yang harus diselesaikan di tingkat Kantor Cabang Dinas (KCD) dan mana pengaduan yang harus diselesaikan di tingkat Dinas Pendidikan.

“Dan, apa point-point masalahnya. Dimana sistem monitoring pengaduan harus ada progresnya setiap hari. Artinya pengaduan dari berbagai tingkatan itu harus dilaporkan. Mana yang bisa terselesaikan dan mana yang belum, atau perlu disposisi lebih lanjut, sehingga masyarakat tidak terombang ambing harus kemana lagi melaporkannya,” katanya.

Selain hal pengaduan pengelolaannya harus transparan dan akuntabel, kata Dwi, untuk jumlah quota daya tampung dan semua jalur, khususnya jalur prestasi dan zonasi.

“Disamping itu Fortusis sependapat dengan pernyataan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat Bapak Dan Satria, yang mendorong agar PPDB dilakukan perbaikan,” pungkasnya.@mpa

Baca Juga :  Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bandung Masih Terjadi, Vaksinasi Dipercepat

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Laba Tahun Berjalan PEHA Meningkat Signifikan Hingga 143 Persen, Analis Nilai Prospektif

Rab Mar 29 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – PT Phapros Tbk yang merupakan bagian dari holding BUMN Farmasi telah merilis laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022. Berdasarkan laporan tersebut, emiten berkode saham PEHA ini membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 11 persen serta laba tahun berjalan yang […]