Garut Selatan Dijadikan Pilot Proyek Penanaman Jagung Hibrida

Editor Wabup Garut saat penanaman pertama jagung hibrida di PT Condong Garut./visi.news/istimewa.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Lahan seluas 2.850 ha milik PT Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Gaut, dijadikan pilot proyek penanaman jagung hibrida.

Penanaman pertama dilakukan oleh Wakil bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Selasa (9/2/21).

Dr. Helmi Budiman dalam sambutannya mengatakan, hamparan tanaman jagung tersebut benihnya berasal dari bantuan Pemerintah Pusat, Ditjen (Direktorat Jendral) Tanaman Pangan. Selain benih juga pupuk NPK.

Potensi luas tanaman jagung di Garut Selatan, tersebar juga di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Caringin, Mekarmukti, Bungbulang, Pameungpeuk, Cibalong, dan Kecamatan Cisompet yang
semuanya tergabung dalam wadah Koperasi Condong Garut Sejahtera.

“Sementara potensi areal tanaman jagung yang lebih luas lagi di wilayah Garut Selatan mencapai 20.711 hektare,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (10/2/2021).

Wabup menambahkan, sebagai langkah awal, Kabupaten Garut memilih wilayah Garut Selatan sebagai pilot proyek korporasi. Diharapkan nantinya Garut bisa memproduksi 9 ton jagung hibrida per hektare-nya.

Konsep pilot proyek pengembangan kawasan jagung berbasis korporasi petani di Garut Selatan tersebut, nantinya akan didorong oleh kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga ke depan akan terbangun sebuah konsep kawasan sabuk jagung atau corn belt di Jabar Selatan, mulai Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasik, dan Kabupaten Pangandaran, ujarnya.

Sementara itu Perwakilan Dirjen Tanaman Pangan Rahmat mengatakan, pada masa pandemi seperti sekarang ini, sektor pertanian mengalami pertumbuhan sebanyak 2,59% dibanding sektor lain yang mengalami penurunan sebanyak 2,19%.

Maka dari itu, kata Rahmat, di tahun 2021 ini, pihaknya mendorong upaya-upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan produksi sektor tanaman pangan, sebagai penopang sektor perkenomian nasional.

Rahmat juga mengatakan, Ditjen Ketahanan Pangan juga memiliki sebuah program yang dinamakan Propaktani (Program Pengembangan Kawasan Tanaman Pangan Berbasis Korporasi Petani). Program tersebut akan dikembangkan menjadi model korporasi pertanian yang akan digalang sama-sama, mulai aspek hulu sampai dengan hilir.

Baca Juga :  Pakar Bantah Dalih Kepala BKN soal Pegawai KPK: Itu 'Mislead'

“Sehingga nantinya akan dikolaborasikan dengan berbagai dukungan dari semua pihak,” terangnya. @yat

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

TELAAH: Ciri-ciri Wanita Penghuni Surga yang Tampak di Dunia

Kam Feb 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Terdapat sejumlah ciri-ciri wanita yang kelak menjadi penghuni surga. Apa Saja?  Secara umum, Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitab al-Fawa’id menyebutkan beberapa sifat yang dimiliki para penghuni surga. Mereka adalah orang-orang yang berasal dari golonganaAwwab, orang-orang yang kembali kepada Allah dari kemaksiatan menuju ketaatan, dari keterlenaan menjadi terjaga.  […]