Gelombang Ke Tiga Semakin Meningkat Kasus Covid-19, Dompet Dhuafa Gulirkan Kembali Crisis Center

Editor Petugas sedang melalukan penyemprotan di salah satu vihara. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA– Seiring meningkatnya kasus Covid-19 hari demi hari di sertai lonjakan pasien di beberapa Rumah Sakit. Diambil dari data harian Covid 19 per tanggal 8 Februari : 37.492, Kematian harian : 83, Kasus aktif : 233.062, Positive Rate : 40,20 %. Dompet Dhuafa kembali mengaktivasi layanan Crisis Center dengan nomor hotline layanan 0811 16 17 101, Crisis Center yang terpusat di LKC (Layanan Kesehatan Cuma-cuma) Dompet Dhuafa dan DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa akan melayani dan mendukung kegiatan masyarakat baik yang sedang isolasi mandiri maupun yang membutuhkan kesehatan lebih lanjut.

Pada konferensi pers melalui virtual, (Kamis, 10/2/2022), menurut dr. Yeni Purnamasari, MKM,. selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Respon Covid-19 Dompet Dhuafa mengatakan, “Dompet Dhuafa melalui Crisis Center akan memberikan layanan berupa layanan ambulans bagi penyintas Covid-19, layanan bantuan untuk isolasi mandiri (isoman) berupa obat dan pemantauan berkala, dukungan oksigen salah satunya terdapat fasilitas mini station oksigen, layanan pemusalaran jenazah, layanan psikososial dan religi, layanan dapur umum di wilayah zona-zona merah hingga pendistribusian paket nutrisi dan sembako”.

Sebagai langkah dan upaya mendukung layanan Crisis Center tersebut, “Dompet Dhuafa membuka saluran Siaga (Hotline) Covid-19 di nomor layanan 0811 16 17 101, mensiagakan sejumlah unit Ambulan, menyiapkan dokumen protokol pencegahan Covid-19, mensiagkan relawan relawan medis serta non medis dengan berbagai profesi dan keahlian turut serta bahu membahu untuk membantu masyarakat dan mensiagakan sejumlah mobil jenazah serta untuk Rumah Sakit Lapangan akan disiagakan sesuai dengan kebutuhan kasus apabila memerlukan tambahan Rumah Sakit Darurat disertai melonjaknya kasus,” tutur dr. Yeni Purnamasari MKM.

Baca Juga :  Hari Ini, Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng

Sebelumnya pada gelombang kedua, Dompet Dhuafa telah menggulirkan layanan dengan permintaan paling tinggi yakni pada ambulans, pemulasaran jenazah dan juga kebutuhan oksigen. Akan tetapi pada gelombang ke tiga ini, masyarakat mulai lengah, banyak klaster penyebaran yang mempercepat penularan. Maka edukasi terhadap protokol kesehatan perlu terus digencarkan.

“Pada gelombang ke tiga ini upayakan tidak perlu panik, karena kesiapan kini sudah cukup baik. Isoman bagi pasien tidak bergejala hingga rumah sakit tidak penuh dan mampu melayani pasien prioritas dengan gejala berat. Tapi perlu juga waspadai kasus pada lansia, memiliki komorbid, dan anak. Pada mereka, 2-10 orang terpapar Covid-19, beresiko terkena penyakit yang kita khawatirkan, diantaranya Diabetes,” tambah dr. Yeni Purnamasari, MKM., dalam pemaparannya melalui virtual konferensi pers.

“Selain kami mengaktivasi kembali Crisis Center, dalam waktu dekat, insha Allah, Dompet Dhuafa juga akan menggulirkan vaksinasi booster. Kami juga biasanya berkoordinasi bersama puskesmas dengan layanan terpadu, karena memang juga harus melampirkan rujukan-rujukan itu. Jadi sangat mungkin untuk berkolaborasi,” imbuh dr. Yeni Purnamasari, MKM.,

Senada dengan itu, Kepala Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit, menyampaikan bahwa pandemi ini merupakan bencana non-alam, dan DMC merespon dengan semangat gotong royong kerelawanan.

“Kali ini kita siaga menghadapi Covid-19 gelombang ketiga di Indonesia. Sesuai mandatnya, ini termasuk bencaca non-alam dan DMC merespon hal ini. Wajib kita ketahui bersama, kita bisa melewati gelombang kedua bersama-sama. Ada sebuah semangat disitu, gerakan kerelawanan untuk saling membersamai, ada upaya warga bantu warga. Ini yang juga harus kita bangun lagi, semangat saling membantu untuk menghadapi gelombang ketiga sekarang,” ucap Haryo.

“Pada layanan sosial non-medis, DMC menggulirkan layanan disinfeksi, Dan layanan sosial berupa pemulasaran jenazah, mendirikan dapur umum di zona merah, distribusi sembako, pendampingan psikososial dan religi. Selain di LKC, markas DMC saat ini menjadi Pos Crisis Center Dompet Dhuafa, sedangkan Pos Komando ada di Gedung Philantrhopy. Kami juga terbuka bagi warga untuk bersama-sama dalam semangat kerelawanan,” tambah Haryo.

Baca Juga :  Resmikan Kantor DPW SAHI, Siti Minta Ekonomi dan Pendidikan Berbasis Teknologi Digital

Disisi lain Direktur DBPM (Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakt) sekaligus Ketua Gugus Tugas Nasional Covid-19 Dompet Dhuafa, Ustaz Ahmad Shonhaji, turut membuka secara resmi, aktifnya kembali Layanan Crisis Center Dompet Dhuafa dengan Hotline 0811 16 17 101 . Dalam hal ini Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi, tentu memiliki peran yang cukup dalam isu yang berkembang, dalam hal ini merespon pandemi.

“Maka pada saat gelombang ketiga ini, setiap lini Dompet Dhuafa, ini merupakan tanggung jawab kita untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, lembaga swasta, lembaga kemanusiaan lain, para stakeholder, atau siapapun, untuk KolaborAksi, sinergi bersama dalam penanganan Covid-19 bersama,” pungkas Ust. Shonhaji.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ducati dan Lenovo Lanjutkan Kerjasama untuk Memimpin Inovasi di MotoGP

Jum Feb 11 , 2022
Silahkan bagikan Lenovo sediakan Ducati dengan teknologi terdepan untuk mencapai hasil yang lebih baik di musim ini. VISI.NEWS | BANDUNG – Setelah mengakhiri tahun 2021 dengan merebut gelar Moto GP Constructors’ World Title untuk dua kali berturut-turut, Tim Lenovo Ducati bersiap untuk memasuki musim baru, dimana teknologi memiliki peran yang […]