Gerindra Soal Pesawat TNI Jatuh: Prabowo Baru 6 Bulan Menhan

Editor :
Terkait kecelakaan alutsista, Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco menyebut Prabowo Subianto baru jadi Menhan enam bulan./cnn indonesia/patricia diah ayu saraswati.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membela Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait pesawat jet tempur milik TNI AU Hawk 209 yang jatuh menimpa rumah warga di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (15/6).

Ia mengatakan, Prabowo baru bekerja sekitar setengah tahun sebagai menteri pertahanan di pemerintahan Presiden Joko Widodo serta ada keterbatasan anggaran.

“Pak Prabowo kan baru hitungan enam bulan jadi Menhan. Itu kan dalam enam bulan terbatas dalam situasi operasional dan anggaran yang belum maksimal,” kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (16/6), seperti dilansir CNN Indonesia.

Prabowo dikenal vokal dalam urusan alutsista. Selama Pilpres 2019, ia berkali-kali mengkritik pemerintahan Joko Widodo yang kurang memerhatikan sistem pertahanan. Mantan Pangkostrad ini menilai anggaran untuk persenjataan terlampau kecil.

Dasco menyatakan misi memperkuat pertahanan nasional dan perbaikan alutsista masih jadi prioritas Ketua Umum Partai Gerindra itu. Namun perjuangan Prabowo masih terhambat dengan jumlah anggaran.

“Juga dalam pandemi covid ini tentunya ya mungkin akan dilakukan bertahap sesuai dengan program prioritas yang ada,” tuturnya.

Pada APBD 2020, Kemenhan mendapat alokasi anggaran paling besar di kabinet dengan Rp 131 triliun. Bahkan setelah realokasi untuk penanganan pandemi virus corona, anggaran Kemenhan masih yang terbesar senilai Rp 122 triliun.

Sebelumnya, pesawat jet tempur BAE Hawk 209 Tail milik TNI AU jatuh di permukiman warga di Desa Kubangjaya, Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (15/6). Pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail selamat karena sempat mengaktifkan kursi lontar.

Belum lama ini, Sabtu (6/6), helikopter MI-17 juga mengalami kecelakaan di Kendal, Jawa Tengah. Helikopter itu jatuh di kawasan industri saat melakukan tactical manuver. Lima orang meninggal dunia dalam kejadian itu. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Novel Ungkap Keanehan Sidang: Jaksa Tak Beri Surat Dakwaan

Rab Jun 17 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya, seperti jaksa penuntut yang tak memberikan surat dakwaan kepadanya dan bukti pelengkap tidak digubris. Dalam bincang-bincang bersama CNN Indonesia TV melalui Instagram pada Selasa (16/6), seperti dilansir CNNIndonesia.com, Novel mengaku tak […]