Gibran: Jangan Ada Image ASN di Wilayah Sebagai “Orang Buangan”

Editor Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengambil sumpah dan melantik 74 pejabat baru Pemkot Solo di Bale Tawangarum kompleks Balai Kota. /visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menempuh kebijakan penataan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan “merit system”, untuk mengubah image bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang ditempatkan di wilayah merupakan “orang-orang buangan.”

“ASN yang ditempatkan di wilayah , sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai ada lagi, image bahwa orang-orang yang ada di sektor wilayah adalah orang-orang buangan. Justru yang ada di wilayah adalah orang-orang yang terbaik,” kata Gibran, ketika melantik dan mengambil sumpah 74 ASN eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkot Solo, di Bale Tawangarum, kompleks Balai Kota, Jumat (3/6/2022).

Dalam pelantikan yang dihadiri Forkopimda, wali kota Solo menyatakan, penempatan ASN profesional dengan sistem merit diharapkan dapat menempatkan pada formasi sesuai dengan kompetensi dan kinerja, serta dianggap mumpuni memberikan warna dengan kinerja yang cepat dan tanggap.

“Semua yang hari ini dilantik berdasarkan merit sistem, ditempatkan melalui sistem yang
menitikberatkan pada kualifikasi, kompetensi, serta kinerja sebagai pertimbangan utama . Tujuannya adalah untuk pengembangan dan penataan karir pegawai,” jelasnya.

Di depan pejabat baru dari jenjang asisten di tingkat sekretariat daerah sampai tingkat kelurahan tersebut, Gibran berpesan kepada para kepala OPD dan ketua DPRD terkait penyusunan program kegiatan dan anggaran di Pemkot Solo. Dia menekankan, penyusunan harus secermat mungkin dan dilakukan sebaik mungkin dengan perhitungan matang.

“Penyusunan dan perencanaan program kegiatan di masing-masing OPD, harus dilakukan analisa ketepatan sasaran, sesuai kebutuhan dasar dan dinamika kebutuhan yang mampu menjadi daya ungkit kemajuan dan ketahanan daerah. Dalam penyusunan rencana program dan anggaran, saya mohon semua OPD menghindari copy paste dari tahun-tahun sebelumnya.” pintanya.

Baca Juga :  PRAKIRAAN CUACA: Kota/Kab. Bandung Hari Ini & Nomor-nomor Telepon Penting

Gibran juga minta sekretaris daerah, inspektur daerah dan asisten pemerintah Kota Solo agar terus mengawal dan mengawasi dari awal hingga akhir pelaksanaan kegiatan dan anggaran. Dia menegaskan, seluruh jajaran agar menghindari penyusunan anggaran yang tidak proporsional dan menghindari kecurangan-kecurangan yang berpotensi merugikan pemerintah daerah.

Dia menambahkan, pengawasan hendaknya dilakukan sejak sesi perencanaan, pelaksanaan, terhadap output, outcome dan anggaran, sehingga sesuai dengan kebutuhan dasar dan implementasinya tepat sasaran.

Ditekankan juga, semua ASN agae menghindari program pesanan, program titipan yang membebani APBD , serta yang menguntungkan pihak tertentu, yang tidak sesuai dengan kebutuhan dasar daerah.

“Hindari penyusunan anggaran yang tidak proporsonal, yang cenderung berpotensi mark-up dan fiktif,” tandasnya.@tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

The Oranje Belanda Berjaya Perancis Merana

Sab Jun 4 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS/BRUSSEL- Belanda mengawali langkah gemilang di laga Matchday pertama Grup D Liga A UEFA Nations League 2022/2023, dengan menggilas Belgia 4-1 yang berlangsung di Stadion Raja Baudouin, Sabtu (4/6/2022) dini hari WIB. Belgia yang diperkuat pemain-pemain top seperti Kevin De Bruyne (Manchester City), Romelu Lukaku (Chelsea), dan Eden Hazard […]