Gibran Tak Hadir di Upacara Hari Jadi Kota Solo ke – 277. Ini Penyebabnya

Editor Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, bertindak sebagai pembina upacara Hari Jadi Kota Solo ke - 277, menggantikan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang berhalangan karena harus menunggu puteri kedua yang dirawat di rumah sakitsuwarto. /visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOLO – Upacara sederhana perayaan Hari Jadi Kota Solo ke-277 di halaman Balai Kota Solo, pada Kamis (17/2/2022), dilaksanakan tanpa kehadiran Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang dalam tradisi puncak peringatan hari bersejarah tersebut wali kota selalu bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam upacara yang dilaksanakan dengan tata upacara khusus bernuansa budaya Jawa dan menggunakan pengantar bahasa Jawa tersebut, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, bertindak sebagai pembina upacara menggantikan Gibran.

Di antara para peserta upacara yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Solo, unsur TNI, Polri, Linmas dan sebagainya, maupun sejumlah pejabat Forkopimda Surakarta, muncul pertanyaan penyebab ketidak hadiran orang nomor satu di Kota Solo yang juga putera Presiden Jokowi tersebut.
Jawaban teka-teki ketidakhadiran Gibran di puncak peringatan Hari Jadi Kota Solo ke – 277 tersebut, disampaikan Wakil Wali Kota, Teguh Prakosa, kepada wartawan seusai upacara.

Teguh menjelaskan, Gibran terpaksa tidak dapat memimpin upacara karena puteri keduanya, Lembah Manah, jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

“Pak Wali Kota mendadak memberitahu saya, puterinya sakit dan beliau harus menunggu di rumah sakit. Saya ditugaskan menggantikan beliau sebagai pembina upacara. Jadi, saya menjalankan tugas karena mas Gibran memang tidak bisa meninggalkan puterinya,” katanya.
Teguh akhirnya melaksanakan tugas sebagai pembina upacara, dalam peringatan peringatan berdirinya Kota Solo, yang tahun 2022 ini menggunakan tema “Sesarengan Gumregah Sesarengan Lumampah” yang artinya bersama bangkit bersama melangkah.

Wakil wali kota Solo itu mengajak, semua pihak memanjatkan doa agar Lembah Manah, puteri kedua pasangan Gibran Rakabuming Raka – Selvi Ananda, dan cucu Presiden Jokowi yang dirawat di Rumah Sakit “Slamet Riyadi” segera sembuh.
Kendati upacara Hari Jadi Kota Solo ke – 277 berlangsung sederhana, tetap semarak dengan pagelaran tari massal berjudul “Krida Matra Hayu” sebagai pembuka upacara. Sendratari yang menggambarkan derap langkah dan semangat menuju cita-cita memajukan Kota Solo.

Baca Juga :  Anggota Baleg DPR Kecewa dengan Putusan MK Soal UU Ciptaker

Bersamaan dengan upacara tersebut, wakil wali kota Solo menandai kebangkitan bersama dan melangkah bersama untuk mempercepat pemulihan ekonomi Kota Solo, dengan meluncurkan tiga layanan masyarakat dan ASN, yaitu penggunaan aplikasi “Layanan Administrasi Kependudukan Tanpa Turun” yang disingkat Lantatur atau drive thru, aplikasi “Tanda Tangan Elektronik” dan layanan “Gerobak Listrik Perpustakaan Keliling Bemo Pustaka”.

“Kita berharap, ketiga layanan ini dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan ASN di Kota Solo. Lantatur dapat melayani pengurusan KTP 3 menit selesai, layanan Tanda Tangan Elektronik bisa mempercepat pengambilan keputusan di kalangan ASN.

Sedangkan Bemo Pustaka menyediakan layanan bacaan bagi masyarakat. Tersedia ratusan buku di kendaraan listrik mini yang bisa menjangkau warga di gang-gang sempit di kampung,” ujar Teguh.
Dalam memeriahkan perayaan Hari Jadi Kota Solo ke – 277, Pemkot Solo juga menggelar kirab budaya

“Boyong Kedhaton” yang menggambarkan prosesi pindahnya keraton dari Kartasura ke Surakarta. Namun, seperti upacara yang dilaksanakan secara sederhana, kirab budaya “Boyong Kedhaton” juga secara sederhana. Kirab yang biasanya digelar di sepanjang Jl. Slamet Riyadi dan disambung drama tari “Bedhah Kartasura”, pada tahun 2022 ini hanya di laksanakan dari pelataran Benteng Vastenburg, menyusur Jl. Jend. Sudirman sampai Pendhapi Gedhe, Balai Kota Solo, sejauh sekitar 500 meter.

“Sebenarnya, kita ingin kirab budaya dari Kartasura ke Keraton Surakarta. Tapi karena kondisi Covid -19 yang belakangan melonjak, ya sederhana saja dari Benteng Vastenburg ke Balai Kota,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Aryo Widyandoko.@tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Velocity Global Integrasikan Pembayaran Kontraktor ke Platform Kerja Globalnya

Kam Feb 17 , 2022
Silahkan bagikan Solusi kontraktor membantu perusahaan bekerja dengan siapa saja, di mana saja, bagaimanapun VISI.NEWS | DENVER, AS  – Meningkatnya permintaan akan solusi perekrutan sederhana karena jumlah pekerja independen yang ingin bekerja dari mana saja terus meningkat. Velocity Global mempermudah perekrutan dan pengelolaan kontraktor independen dengan faktur terkonsolidasi, pembayaran otomatis, […]