Gilang Dhiela Fararez Resmi Gantikan Sihar Sitorus Sebagai Wakil Ketua BKSAP

Editor Rapat Pleno Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus menetapkan Gilang Dhiela Fararez sebagai Wakil Ketua BKSAP menggantikan Sihar P.H. Sitorus./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Rapat Pleno Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus menetapkan Gilang Dhiela Fararez sebagai Wakil Ketua BKSAP. Lodewijk menjelaskan, berdasarkan surat Fraksi PDI-Perjuangan Nomor 15.FPDIP/II/2022 tanggal 2 Februari tahun 2022 perihal penugasan alat kelengkapan dewan (AKD) dari Fraksi PDI-Perjuangan, menugaskan Gilang Dhiela Fararez menggantikan Sihar P.H. Sitorus.

“Dengan diterimanya surat tersebut, maka rapat pleno BKSAP perlu menetapkan wakil dari Fraksi PDI-Perjuangan yang dimaksud di atas untuk ditetapkan sebagai Wakil Ketua BKSAP. Apakah saudara-saudara setuju?” tanya Lodewijk yang disambut jawaban “setuju” dari Pimpinan dan Anggota BKSAP DPR RI yang hadir langsung maupun virtual dalam rapat pleno BKSAP di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selasa (15/2/2022).

Dilanjutkan Lodewijk, penetapan pimpinan BKSAP DPR RI ini merupakan penetapan yang ketiga, dimana yang kedua terjadi pada Senin, 8 Maret 2021 lalu. Ditambahkan politisi Partai Golkar ini, pergantian atau penetapan pimpinan ini penting terutama dalam mempersiapkan agenda penting BKSAP atau Parlemen, salah satunya ajang Inter-Parliamentary Union (IPU) di Nusa Dua Bali, pada 20-24 Maret mendatang.

“Diharapkan penetapan Pimpinan BKSAP yang baru ini bisa memberikan semangat baru, menyegarkan organisasi, sehingga kegiatan-kegiatan ke depan dalam diplomasi antar Parlemen ataupun mewakili negara, membuat fungsi BKSAP semakin meningkat, semakin memperoleh pengakuan terutama dalam kondisi pandemi seperti saat ini,” harap Lodewijk.

Menurut legislator daerah pemilihan (dapil) Lampung I ini, sejatinya kunci dari pandemi ini adalah tersedianya vaksin. Pasalnya, hingga saat ini Indonesia belum bisa memproduksi sendiri vaksin. Dengan kata lain masih membutuhkan atau membeli dari negara lain. Di sinilah peran diplomasi, bagaimana Indonesia bisa mendapat vaksin. Di mana saat ini Indonesia sudah mulai menjalani vaksin booster, selain vaksin pertama dan kedua.

Baca Juga :  JAKARTA PUNYA CERITA: Preman Paling Ditakuti dan Dua Jagoan Penguasa Pelabuhan Tanjungpriok

“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana BKSAP melalui fungsi diplomasinya juga bisa membantu pemerintah meningkatkan perekonomian bangsa. Salah satunya dengan membuka keran bagi ekspor produk-produk dalam negeri,” tegas Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua BKSAP DPR RI yang baru dilantik, Gilang Dhiela Fararez mengaku penetapan dirinya sebagai Pimpinan BKSAP tersebut merupakan sebuah amanah dan tantangan tersendiri. Terutama dalam bersinergi dengan Pimpinan dan Anggota BKSAP DPR RI lainnya dalam mempersiapkan berbagai agenda penting BKSAP lainnya, di samping juga menjalankan berbagai fungsi dan tugas BKSAP DPR RI lainnya. @alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Sediakan Akses Internet dan Amankan Frekuensi, Menkominfo: Tes Pramusim MotoGP Mandalika Sukses Digelar

Sel Feb 15 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Indonesia sukses menggelar Tes Pramusim MotoGP 2022 dari tanggal 11 s.d. 13 Februari 2022 yang menghadirkan pebalap kelas dunia. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan sukses event olahraga internasional itu juga didukung penyediaan layanan internet yang memadai. Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo menyediakan akses internet […]