VISI.NEWS|BANDUNG -Penampilan impresif Antoine Semenyo bersama Manchester City diwarnai kontroversi keputusan wasit. Meski mencetak dua gol saat menghadapi Newcastle United, satu gol pemain asal Ghana itu dianulir, keputusan yang menurutnya tidak tepat.
Manchester City bertandang ke St. James’ Park dalam laga Piala Liga Inggris, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Semenyo tampil sebagai starter dan membuka keunggulan City pada menit ke-53. Keunggulan tim tamu kemudian bertambah lewat gol Rayan Cherki.
Semenyo sempat kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit menilai Erling Haaland mengganggu permainan dari posisi offside.
“Gol yang kedua seharusnya dihitung,” kata Semenyo.
“Wasit datang dan berbicara dengan saya, lalu memberi tahu apa yang terjadi. Ya begitulah.”
Keputusan itu menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan dan memupus peluang Semenyo mencatatkan dua gol sah dalam satu laga. Meski demikian, kontribusinya tetap signifikan bagi Manchester City.
Satu gol ke gawang Newcastle menandai kelanjutan awal positif Semenyo bersama klub barunya. Dalam dua penampilan pertamanya, pemain berusia 26 tahun itu telah mencetak dua gol dan dua assist.
Di luar kontroversi, Semenyo menilai atmosfer di Manchester City membantunya cepat beradaptasi dan tampil percaya diri.
“Suasana di sini sangat sempurna,” ujarnya.
“Semua orang percaya diri dan menginginkan yang terbaik.”
Ia juga mengaku merasa diterima sejak hari pertama bergabung.
“Saya datang ke sini dan mereka membantu menaikkan kepercayaan diri saya dan membuat saya merasa diterima,” katanya.
“Memang banyak hal yang terjadi, tetapi saya menikmatinya sejauh ini.”
Meski harus menerima keputusan wasit yang merugikan, laga di St. James’ Park tetap menjadi penanda awal kuat Semenyo di Manchester City, sekaligus meninggalkan catatan tragedi kecil akibat gol yang dianulir.@fajar