Gubernur Pantau Pelaksanaan Tes Swab Massal di Kampung Baeud Garut

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memantau langsung pelaksanaan tes swab massal di Gor Bale Desa Samida, Kampung Baeud Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Kamis (11/6)./visi.news/zaahwan aries.
Jangan Lupa Bagikan

– Lebih dari seribu warga jalani tes swab meyusul 8 warga Kampung Baeud Garut dinyatakan positif Covid-19.

VISI.NEWS – Menyusul adanya delapan orang di Kampung Baeud, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang dinyatakan positif Covid-19, sekitar seribuan warga kampung tersebut menjalani tes swab massal.

Pelaksanaan tes swab di kampung tersebut dipantau langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Kamis (11/6).

Menurut Gubernur yang akarab disapa Emil ini, tes swab massal yang dilaksanakan di Kampung Baeud itu bagian dari fase adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang saat ini mulai diterapkan di Jawa Barat.

“Tes swab massal ini digelar atas kerja sama antara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Garut,” tutur Emil.

Sebelumnya Gugus Tugas Covid-19 Jabar, kata Emil, telah melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Selanjutnya, kini kita fokus untuk melakukan penelusuran di wilayah yang lebih kecil, seperti desa, kelurahan, atau kampung yang berisiko menjadi tempat penyebaran Covid-19,” ujar Emil di sela kegiatan tes swab massal.

Ia mengingatkan, agar pasca penerapan PSBB, kewaspadaan terhadap serangan Covid-19 tidak turun tapi harus tetap dijaga bahkan harus lebih ditingkatkan.

Hal ini karena, tambahnya, ancaman serangan Covid-19 masih tetap ada seperti yang terjadi di Garut, tepatnya di Kampung Baeud, Desa Samida, Kecamatan Selaawi yang ditemukan delapan kasus positif Covid-19.

“Adanya delapan warga Kampung Baeud yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan salah satu alasan dilaksanakannya tes swab massal di daerah ini, ” tambahnya.

Sebelumnya, tambah Emil, tim survailans juga telah melaksanakan tracing atau penelusuran yang ketat dan juga menjadi dasar pelaksanaan tes swab.

“Tes swab massal yang kita laksanakan ini juga untuk memastikan sehingga kalau ada warga lain yang juga positif maka bisa langsung dilakukan penanganan. Ada lebih dari seribu warga kampung ini yang akan menjalani tes swab dan dilaksanakan di sejumlah lokasi di antaranya di kantor desa juga di sekolah,” katanya.

Emil menambahkan, apabila waktu pelaksanaan tes swab tidak mencukupi dalam satu hari, maka akan dilaksanakan selama dua hari. Dipastikannya, hasil tes swab bisa secepatnya diketahui mengingat saat ini kapasitas pemeriksaan tes swab di Jabar telah lebih banyak yakni mencapai 2 ribu per hari.

Diungkapkannya, sebelumnya warga di Kampung Baeud telah menjalani karantina mandiri sejak 29 Juni lalu. Hal itu dilakukan setelah ada tiga orang warga kampung yang positif Covid-19 akibat tertular dari pasien positif sebelumnya.

“Namun ini bukan berarti karantina yang dilaksakan di kampung ini gagal. Karantina merupakan langkah yang tepat dan dapat dijadikan contoh karena hal ini bisa lebih mengendalikan penyebaran Covid-19,” ucap Emil.

Masih menurut Emil, tracing kasus Covid-19 di wilayah Jawa Barat akan terus dilakukan. Pihaknya juga akan menggelar tes swab massal bukan hanya di kelurahan yang beresiko, akan tetapi juga di pasar-pasar mengingat di Bandung saat ini sudah ada tiga pasar yang terkena.@zhr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Warga Kampung Baeud Garut Boleh "Imut", Jumat Besok Karantina Mandiri Diakhiri

Kam Jun 11 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Wakil Bupati (Wabup) Garut, Helmi Budiman yang ikut dan menyaksikan langsung kegiatan tes swab massal, yang langsung dipantau oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memastikan bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, sudah sepakat untuk tidak melanjutkan karantina mandiri di Kampung Baeud, Desa Samida, Kecamatan […]