H. Dani: Bukan ADD Temuan BPK, Melainkan Kinerja Dana Desa

Editor :
Inspektor Pembantu Khusus (Irbansus) H. Muhammad Dani, SH. MM., Inspektorat Kab. Bandung./visi.news/ki agus.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Menyikapi pemberitaan sebelumnya mengenai temuan BPK di dalam penyelenggaraan ADD di hampir semua Desa, InspektorPembantu Khusus (Irbansus) H. Muhammad Dani, SH. MM., Inspektorat Kab. Bandung, mengklarifikasi akan hal tersebut, bahwa yang menjadi temuan BPK adalah kinerja dana desa.

Dani menegaskan, yang menjadi sorotan BPK adalah kinerja yang saat ini, Inpektorat Kab. Bandung, tengah melakukan pemanggilan antar kecamatan yang dibagi beberapa desa selama tiga hari berturut-turut, Selasa-Kamis (3-4/11/2020), untuk menindaklanjuti Temuan BPK RI Perwakilan Jawa Barat atas Temuan Tahun 2017 berkenaan dengan pemeriksaan kinerja dana desa yang berkaitan dengan fropil desa.

“Jadi temuan BPK itu tersebut bukan di tahun 2020 ini melainkan beberapa tahun sebelumnya. Itu pun tidak berkaitan dengan penyelenggaraan ADD melainkan kinerja dana desa,” katanya via seluler, Rabu (4/11/2020).

Dia mengharapkan pemanggilan desa-desa itu, bisa menjadikan kinerja desa menjadi lebih transparan dalam menggunakan anggaran. Sesuai dengan peruntukkan dan penempatannya nanti.

Salah satu penyebab tidak maksimalnya kinerja desa, lanjut dia, bisa disebabkan kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tidak memahami aplikasi sistem siskudes. Ini biasanya terjadi karena pada setiap penggantian Kepala Desa, aparatur sebelumnya diganti. Sehingga harus memulai kembali dari awal.

“Padahal Siskudes sudah menjadi kewajiban desa di dalam mengelola keuangan dan jelas terdaftar. Sebab kalau masih dilakukan secara manual akurasinya tidak akan tepat dan bisa berubah-rubah,” ujarnya.

Dani mengemukakan, semestinya setelah ada penggantian aparatur desa yang dilakukan Kepala Desa baru bisa segera tanggap dan mempelajari apalikasi Siskudes dengan maksimal guna menghindari ketidak tepatan pemakaian keuangan.

Dengan melakukan pemanggilan ini, imbuh dia, aparatur desa yang mengelola keuangan bisa meningkatkan kinerjanya dan mengerjakannya sesuai aplikasi Siskudes. @qia.

Baca Juga :  Selama Pandemi Objek Wisata TSTJ Solo Tutup Setahun dan Karyawan Dirumahkan

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Merasa Di Fitnah, Kadinsos Klarifikasi Berita Viral di Medsos.

Rab Nov 4 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung, Nina Setiana merasa dirugikan dengan sebuah pemberitaan di media online yang akhirnya viral di media sosial Facebook. Pasalnya, dalam pemberitaan tersebut tercantum foto jika dirinya dan stafnya berfoto bersama calon bupati Bandung nomor urut 1, Hj. Kurnia Agustina Naser. Dia menganggap […]