H. Eep Ajak Masyarakat Lakukan Pencegahan Penyebaran Renternir

Editor :
Ketua Pansus IV DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PAN, H. Eep Jamaludin./visi.news/ki agus.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Ketua Pansus IV DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PAN, H. Eep Jamaludin, mengajak semua elemen untuk saling bahu membahu melakukan pecegahan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap Renternir dan Bank Emok.

Ditambahkan Eep, DPRD sekarang tengah melakukan pembahasan Raperda tentang Renternir yang diharapkan secara komprehensif bisa menjadi penanggulangan masalah ketergantungan masyarakat terhadap renternir dan bank emok.

“Kita memang tidak mungkin bisa memberantas renternir atau bank emok secara signifikan. Minimal dapat mengurangi jumlah konsumennnya hingga titik terendah,” katanya usai Banmus, Jum’at (18/9/2020).

Eep mengakui ada beberapa bank emok yang berbadan hukum dan berpayung hukum sementara renternir tidak ada sama sekali. Tapi selama prakteknya bisa menimbulkan keresahan itu tetap jadi prioritas agar segera ditanggulangi melalui bentuk pencegahan.

Bisa saja bank emok merupakan solusi bagi masyarakat, lanjutnya, karena adanya kebutuhan bersifat dadakan. Begitu juga dengan renternir. Namun hakekatnya bila hanya membuahkan kemudharatan tetap saja harus dilakukan pencegahan penyebarannya.

Dampak dari kemudahan itu, menurutnya, akan berbuah pada penderitaan. Rumah tangga hancur karena sering terjadi pertengkaran antara suami isteri. Penekanan psikologis terhadap masyarakat yang mengakibatkan terganggunya kestabilan hidup. Dan akibat-akibat lainnya lagi yang harus dirasakan masyarakat.

“Apalagi masyarakat kita cenderung konsumtif sehingga bisa kebablasan saat melakukan peminjaman, dan tidak bisa membayar, maka jelas akan merugikan dirinya sendiri,” ujarnya.

Secara garis besar, dikemukakan Eep, setiap perbuatan yang membuat resah dan merugikan masyarakat yang berdampak pada kehilangan harta benda, keutuhan rumah tangga, termasuk psikologis masyarakat, itu harus ditertibkan dan di cegah penyebarannya.

Untuk mencapai hasil kerja penertiban agar bisa maksimal, disebutkan Eep, harus ada peran aktif semua elemen masyarakat. Dengan adanya kebersamaan itu, dia yakin bisa mengurangi aktivitas renternir dan bank emok di wilayah Kabupaten Bandung. @qia.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hedi, "Walaupun AYP Membantah, Kami Punya Bukti"

Jum Sep 18 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung kini masih melakukan pemeriksaan terhadap AYP, salah seorang sekertaris camat yang bertugas di wilayah Bandung Selatan, Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikan Hedi Ardia, Koordinator Divisi Pengawasan dan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bandung. Kata Hedi, AYP merupakan salah seorang ASN yang diperiksa […]