VISI.NEWS — Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dikatakan Tim Pemenangan Pasangan Calon no urut 2, Yana Iskandar Masoem/Atep Rizal, dari Fraksi PAN, yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Kab. Bandung, H. Eep Jamaludin Sukmana, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bisa dilaksanakan. Karena jadwalnya sudah pasti dan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Eep menyatakan keprihatinanannya dengan situasi kondisi saat ini di Kabupaten Bandung yang sudah ditetapkan sebagai zona merah covid 19. Untuk mencegah atau penanggulangannnya agar tidak menyebar luas, harus ada kerja keras dari semua pihak. Baik itu pemerintah, Satuan Gugus Tugas, dan masyarakat, untuk bekerja sama secara sinergis juga sistematis. Realisasinya melalui aksi kerja nyata bukan hanya wacana, sebab masalah ini merupakan tanggung jawab bersama.
“Harus ada tindakan tegas kepada pelanggar protokol kesehatan, sebab bila tidak ada tindakan tegas dari aparat yang berwenang, dikwatirkan akan terjadi penambahan kluster covid 19 secara signifikan yang berdampak dan mempengaruhi pelaksanaan Pilkada nanti,” katanya via telepon, Minggu (29/11/2020).
Dia mengakui, masih banyak masyarakat menganggap enteng, menyepelekan prokes, terhadap penyebaran covid. Untuk mengantispasi permasalahan tersebut, harus dilakukan langkah-langkah preventif dengan dilakukan sosialisi yang masif oleh Satgas Covid dan stake holder terkait, serta pengawasan yang ketat pada saat pelaksanaan tahapan pilkada ini.
Termasuk Langkah-langkah kuratif, lanjut dia, juga sangat diperlukan, berupa penanganan Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), terutama bagi warga yang sudah terkena infeksi Covid jangan sampai menulari orang lain. Sehingga penyebaran virus tersebut dapat diredam semaksimal mungkin.
Mengenai perencanaan Bupati Bandung, Dadang M. Naser, untuk memberlakukan Belajar Tatap Muka, dia meminta, sebelum keluar dari Zona merah, sebaiknya ditunda dulu. Hal ini untuk menjaga keselamatan anak didik maupun pendidik, karena keselamatan jiwa harus jadi prioritas utama.
Menyangkut beredarnya rumor ada sebagian fraksi di DPRD Kab. Bandung yang menginginkan dibentuknya Pansus Covid 19, Eep mengemukakan, Fraksi PAN untuk saat ini lebih mendorong peran maksimal dari Satgas Covid untuk betul-betul fokus mengatasi situasi dan kondisi Kab. Bandung saat ini yang masuk zona merah dengan sekuat tenaga.
“Apalagi dalam menghadapi perhelatan Pilkada, Fraksi PAN menilai bahwa Pembentukan Pansus bukan solusi terbaik, yang efektif untuk menuntaskan masalah zona merah ini,” ungkap dia.
Lebih baik memaksimalkan fungsi AKD DPRD, dalam bentuk pengawasan dan pengarahan agar semua fihak dapat bekerja sekuat tenaga untuk keluar dari Zona Merah. Dengan demikian diharapkan akan tercipta pelaksanaan Pilkada yang aman, nyaman, dan sehat. @qia.