Hadi Prabowo Tegaskan di IPDN Tak Boleh Ada Kekerasan dalam Bentuk Apa pun

Editor :
Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, M.M dalam acara penutupan kegiatan Pendidikan Dasar dan Mental Disiplin Praja (Diksarmendispra) IPDN./visi.news/istimewa

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, M.M meyakinkan calon muda praja maupun para orangtua dan khalayak bahwa Kampus IPDN bebas dan steril dari tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun.

“Baik calon muda praja maupun seluruh praja yang berada di IPDN akan hidup dalam kampus yang penuh disiplin dan tertib yang dilandasi semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan kebangsaan. Mereka akan dibentuk sedemikian rupa untuk menjadi kader pemerintah yang unggul, profesional, berintegritas dan memiliki daya saing tinggi serta mampu menjadi perekat NKRI,” kata Hadi Prabowo dalam acara penutupan kegiatan Diksarmendispra IPDN Angkatan XXXI sebagaimana keterangan tertulis yang diterima wartawan VISI.NEWS, Rabu (28/10/2020)

Lebih lanjut Hadi mengatakan bahwa pihaknya tidak menghendaki perilaku kekerasan dalam bentuk apa pun di IPDN.

Dia berharap, setelah mengikuti Diksarmendispra calon muda praja mulai terbiasa menjalani hidup dengan mengimplementasikan sikap dan perilaku hidup sebagai praja yang selalu disiplin tinggi. Selain itu, berperilaku tertib sesuai dengan pedoman tata kehidupan kampus IPDN yang dibentuk dan diarahkan khusus untuk membentuk kader-kader Pamong Praja Muda Indonesia.

Terakhir, dalam pidato sambutannya Rektor IPDN mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tingi kepada Kapolda Jawa Barat dan segenap jajaran yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Diksarmendispra ini.

“Selaku Rektor IPDN, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jabar dan segenap jajarannya baik instruktur maupun pelatih dari Polda Jabar serta personel pendamping dari IPDN yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi serta rasa tanggung jawab yang tinggi dalam membimbing para calon muda praja. Kami berharap kerja sama yang baik antara IPDN dengan Polda Jabar dalam kegiatan Diksarmendispra dapat terus berlanjut serta dikembangkan dalam bentuk pelatihan atau kerja sama lainnya yang dapat mendukung upaya peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan IPDN”, ujar Rektor IPDN.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Ajak Warga Tasik Disiplin Terapkan Prokes

Pendidikan Dasar dan Mental Disiplin Praja (Diksarmendispra) IPDN angkatan XXXI secara resmi telah selesai dilaksanakan. Dari total sebanyak 1.098 orang calon muda praja IPDN angkatan XXXI yang terdiri atas 734 orang putra dan 364 putri, yang berhasil menyelesaikan

Diksarmendispra tahun 2020 yakni sejumlah 1.085 orang yang terdiri dari 723 orang putra dan 362 orang putri. Hal ini dikarenakan 13 orang calon muda praja yang terdiri dari 11 orang putra dan 2 orang putri masih dalam perawatan isolasi mandiri di BPSDM Regional Bandung.

Kegiatan Diksarmendispra ini dimulai sejak tanggal 15 Oktober 2020 dan dilaksanakan selama 13 hari, bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat. Seluruh kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah dengan sangat ketat. Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, M.M hadir dalam upacara penutupan kegiatan

Diksarmendispra didampingi jajaran Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, jajaran Kepala Biro, Kepala Satuan Bina Pelatihan, Kepala Satuan Manggala, jajaran Kepala Lembaga, para Kepala Unit, para Kepala Bagian dan Subbagian serta perwakilan Civitas Akademika IPDN lainnya. Kepala Biro SDM Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Drs. Solichin, S.H beserta jajaran hadir mewakili Kapolda Jawa Barat. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SEHAT: 48 Warga Korsel Meninggal Usai Suntik, Singapura Tangguhkan 2 Vaksin Flu

Rab Okt 28 , 2020
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS – Singapura menyebut akan menghentikan sementara penggunaan dua vaksin flu menyusul laporan kematian puluhan warga Korea Selatan. Sebelumnya, Korea Selatan menyebut tidak ada kaitan antara kematian dengan efek vaksin yang disuntikkan. Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) saat ini tengah meneliti lebih lanjut kaitan dari kematian yang dilaporkan Korsel dengan vaksin yang […]