Hadir di Kantor PCNU, Bupati Bandung, “MWCNU Manfaatkan Program Agar Tak Tertinggal”

Editor Bupati Bandung Dr. HM Dadang Supriatna beserta para kepala perangkat daerah saat bersilaturrahmi di Kantor PCNU Jln. Raya Laswi, Ciparay, Rabu (22/3/2023). /visi.news/bambang melga suprayogi
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | CIPARAY – Musyawarah Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan dan ranting desa NU harus bisa memanfaatkan program yang digulirkan Bupati Bandung. Begitu banyak program kalau tidak ada inisiatif untuk mendapatkannya bisa tidak kebagian.

“Banyak program yang dibuat, dan harus melangkah. Jangan sampai menyalahkan bupati karena tidak kebagian, padahal program semuanya sudah ada, tinggal mau bergeraknya saja untuk mensejahterakan organisasi, ” ujar Bupati Bandung Dr. HM Dadang Supriatna saat bersaturahmi ke Kantor Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Bandung, di Jalan Raya Laswi, Desa Jongor, Kecamatan Ciparay, Rabu (22/3/2023).

Bupati hadir di Kantor PCNU didampingi para Asspemkesra, Bankesbangpol, Dispakan, Bagian Kesra, Camat Ciparay, Kapolsek, Danramil Ciparay Baleendah, Kap. Inf, Aang Purtoni, dll. Silaturahmi dilangsungkan di lantai dua Gedung PCNU, dan dihadiri hampir 300 orang.

Kunjungan Bupati ke Kantor PCNU, merupakan kunjungan yang sudah diagendakan untuk dapat melaksanakan roadshow pada semua Ormas Islam yang ada di Kabupaten Bandung.

Kedatangan Bupati disambut ketua PCNU, KH Asep Jamaludin, KH Imron Rosyadi, Dadang Munawar, serta Syuriah PCNU Abah, KH Haidar Mustafa Kamal, bersama seluruh jajaran Tanfidziyah, pengurus Lembaga NU, Banom, serta 31 MWCNU se Kabupaten Bandung.

Bupati menyampaikan rasa gembira dan terimakasihnya atas kehadiran para pengurus PCNU, beserta jajaran terkait yang menyertainya. ” MWCNU harus bisa memiliki kegiatan usaha yang menghasilkan, begitu pun pesantren-pesantren yang ada, harus memiliki kolam ikan, dan bisa menghasilkan income,” tandanya.

Dalam roadshow ini, bupati akan melakukan silaturahmi dengan Ormas Islam, se-Kabupaten Bandung, dan yang telah didatangi Bupati diantaranya, NU, PUI, SI, LDII, MA, Muhammadiyah, dan Persis.

“Mayoritas, ormas Islam telah mendeklarasikan agar bupati maju kembali mencalonkan diri untuk tahun 2024, sehingga jika saya datang ke Ormas Islam lainnya, jangan ada pikiran aneh-aneh, karena bupati mah milik semuanya,” tutur Bupati Dadang..”Dan umat Islam khususnya orang NU harus jadi pemersatu, ” imbuhnya.

Baca Juga :  1.082 Ojeg Pangkalan di Kecamatan Cileunyi dan Nagreg Terima Bantuan Sembako Ketahanan Pangan

Mayoritas atau 51% umat Islam di Kabupaten Bandung itu, kata bupati, Nahdliyin dan orang NU harus bisa kompak, jangan sampai sampai berselisih.

Kaum Nahdliyin juga kata bupati harus bisa membantu pengamanan di bulan Ramadan, yang tidak hanya jadi tanggung jawab TNI, Polri saja, tapi tanggung jawab kita semua umat Islam. “Maka saya minta warga NU bergandeng tangan dengan TNI, dan Polri, dalam menjaga keutuhan NKRI, sehingga Kabupaten Bandung akan tentram dan nyaman,” tegasnya.

MWCNU dan Ranting, pesan Bupati Dadang, harus bisa menjawab pertanyaan masyarakat, apa saja yang sudah di buat bagi Kabupaten Bandung oleh bupatinya saat ini. “Itu harus bisa dijawab, dan akan saya bantu membuat leafletnya, dan perjuangan para warga Nahdliyin menjadikan saya sebagai pemimpin Bupati Bandung, tidak akan saya lupakan perjuangannya,” tegas Dadang.

Untuk pembuatan Kantor MWCNU, kata bupati, baru ada tujuh pihak yang siap berinfak mengajukan pendanaannya, yang siap akan bantu pemerintah, target 10 kantor MWCNU tahun ini, asal ada tanahnya.

Penghargaan untuk pemerintah Kabupaten Bandung dalam masa pemerintahan sekarang yang baru menginjak masa memerintah 23 sudah banyak mendapat pengakuan baik dari pemerintah provinsi maupun pusat, juga dari pihak-pihak lainnya. Bupati merasa, kalau amanah yang diterimanya dari masyarakat Kabupaten Bandung ini, kalau dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dalam waktu singkat sudah terasa.

“Ini suatu kebanggaan, karena sudah terhitung penghargaan yang diperoleh oleh pemerintah Kabupaten Bandung, mencapai 140 buah. Ini bisa menjawab kekhawatiran banyak anggapan yang berpikir skeptis, sehingga penghargaan tersebut beserta program unggulan bupati, bisa menjawab semua anggapan negatif. Semua ini tentunya juga berkat doanya para ulama,” paparnya.

Selain itu, katanya juga, peran semua kalangan umat Islam dari Nahdlatul Uama, para Nahdliyin semuanya.

Baca Juga :  Selain Pusat Kota, Ini 6 Destinasi Wisata Instagramable di Kota Bandung

Sementara dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah KH Asep Jamaludin, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pengurus Tanfidziyah, Lembaga, dan Banom, serta seluruh undangan yang telah hadir meski terbatas, menginggat tempat yang ada, hanya cukup untuk menampung 100 tamu undangan di dalam ruangan. “InsyaAllah akan ada perencanaan, dibuat twin building, bangunan kembar, untuk Kantor PCNU Kabupaten Bandung, kedepannya. Nikmatnya punya bupati dari kader NU, sehingga semua bisa merasakan manfaatnya,” ungkap KH. Asep.

@bambang melga suprayogi

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PTMSI Kab. Bandung Optimis Raih Medali Emas di Porprov 2026, Ketua Pengcab: Kita Harap Semuanya Bisa Kerjasama

Rab Mar 22 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOREANG – Ketua Pengcab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Bandung Agung Gustiawan, mengatakan bahwa sesuai harapan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akan menargetkan 100 Emas dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawabarat (Porprov) tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Bogor. “InsyaAllah tenis meja Kabupaten Bandung akan […]