Hajat Tilu Sasih, ISBI Bandung Gelar ‘Pentas Tubuh’ #1

Editor Rifa dan Aldi, Jurusan Seni Tari ISBI Bandung. /visi.news/alfiyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Pentas Tubuh merupakan ruang tumbuh untuk tubuh kreatif, tempat aktualisasi kreativitas tubuh kreator tari yang merupakan hasil dari proses. Kegiatan ini menjadi agenda rutin Jurusan Seni Tari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung yang dilaksanakan setiap tiga bulan.

Hajat Tilu Sasih Pentas Tubuh dijadikan sebagai nama kegiatan yang akan di isi oleh koreaogarfer Jurusan Tari ISBI Bandung dan koreografer dari luar ISBI Bandung, baik mahasiswa, dosen, dan seniman tari lainnya.

Kegiatan yang disajikan dalam Pentas Tubuh ini adalah berupa pertunjukan karya tari dan diskusi antara koreografer, pemantik, dan penonton. Tubuh diapresiasi dan tubuh di interupsi dalam diskusi.

Pentas Tubuh yang dilaksanakan secara rutin oleh Jurusan seni Tari ISBI Bandung digagas oleh Dr. Alfiyanto, M.Sn., salah satu dosen Jurusan Seni Tari ISBI Bandung, dengan maksud untuk memprovokasi geliat kreativitas mahasiswanya sendiri dan juga koreografer muda lainnya.

Kegiatan ini menjadi platfom menarik untuk mengaktualisasikan gagasan-gagasan baru melalui kreatifitas tubuh.

Pentas tumbuh sebagai ruang tumbuh merupakan tempat di mana para koreografer dapat mengekspresikan gagasannya diatas panggung melalui tubuh-tubuh kreatif yang terlatih melalui proses.

Tubuh kreatif selalu mencari dan tidak pernah berhenti untuk menemukan hal-hal baru, unik, dan berbeda dari yang sudah ada. Novelty adalah target pencarian tubuh unyuk menjadi sebuah tawaran kepada orang lain, dalam hal ini penonton. Hal ini menekankan tentang pentingnya kepekaan dan kecerdsan tubuh sebagai media utama dalam penciptaan karya tari itu sendiri.

Pentas Tubuh menghadirkan pertunjukan karya tari dan ruang diskusi, memberikan kesempatan bagi koreografer, pemantik, dan penonton untuk berinteraksi, mengapresiasi, dan menggali lebih dalam tentang karya yang dipertunjukan.

Baca Juga :  Pasar Sementara Belum Rampung, Relokasi Pedagang Pasar Ciparay ke TPS Ditunda

Kegiatan ini menjadi peristiwa berharga untuk pemetaan kreativitas tari, pertumbuhan kreator tari,mengembangkan ekspresi artistik dan unik, dan memperluas pandangan dan pemahaman tentang perkembangan tari dalam kekinian.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat untuk mempertunjukan karya tari, tetapi juga sebagai sarana yang mendorong terjadinya pertukaran pengalaman dan terjalinnya jejaringan dari berbagai pihak, terutama koreografer itu sendiri, sehingga dapat memotivasi para koreografer muda untuk terus bereksperimen, menghadirkan sesuatu yang baru, serta memperkaya landscape kreativitas seni tari khususnya di Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya.

Hajat Tilu Sasih Pentas Tubuh #1 (yang pertama) ini merupakan launching program/pertunjukan pertama, yang akan disisi oleh komunitas DAAL Laboratory dari Lampung dengan judul karya “BAYAN” koreografer: Yosan dan Antonius Oja. Jurusan Seni Tari ISBI Bandung menampilkan karya tari mahasiswa yang berjudul “LARUNG” dengan koreografer Rifa Rasidah dan Aldi Nurholis. Dr. Toni Broer sebagai Pemantik Diskusi setelah pertunjukan.

Terjadinya peristiwa pada ruang kreativitas ini juga tidak terlepas dari support pejabat Jurusan Seni Tari ISBI Bandung dan dosen-dosennya, diantaranya Dindin Rasidin, Lalan Ramlan, dan mahasiswa minat Penciptaan Tari pada matakuliah Tata Pentas Jurusan Seni Tari ISBI Bandung.

@bambang melga suprayogi

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dari Jawa Barat ke Inggris Raya, Contoh Nyata Kehidupan Antaragama

Kam Nov 23 , 2023
Silahkan bagikan  75 Tahun British Council di Indonesia VISI.NEWS | LONDON – Dalam upaya membantu memperkuat religiusitas sebagai elemen spiritual masyarakat, British Council Indonesia, organisasi internasional Inggris untuk hubungan budaya dan peluang pendidikan, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kedutaan Besar Inggris di Indonesia menciptakan program English for […]