Hajatan Rakyat, Jaga NU Ajak Masyarakat Bedah Kolam

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PASEH – Puluhan warga sambil memakai kaus bertuliskan pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfudz MD terlihat suka cita dan ceria.

Mereka pun terlihat bahagia dan gembira saat mengikuti giat Jaga NU (Nahdlatul Ulama) yang dilaksanakan Caleg DPRD Kabupaten Bandung dari PPP Nomor Urut 03 Nurhayati Muhtar.

Bersamaan dengan giat Jaga NU turut dilaksanakan bedah kolam yang lebih dikenal dengan ngagogo ikan mas di sebuah kolam di Kampung Lengo Desa Loa Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Sabtu (10/2/2024).

Ngagogo ikan mas itu merupakan hajatan rakyat pada akhir masa kampanye Pemilu 14 Februari 2024 yang hanya menyisakan beberapa hari lagi.

Nurhayati Muhtar Caleg DPRD Kabupaten Bandung dari Dapil 5 Kecamatan Paseh, Majalaya, Ibun dan Solokanjeruk ini mengajak masyarakat untuk hadir ke TPS menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, Nurhayati mengajak masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan dirinya dalam pencalegannya. Selain itu untuk mendukung dan mensukseskan Capres-Cawapres Ganjar-Mahfudz pada Pemilu 2024. Dengan harapan bangsa Indonesia lebih baik kedepannya.

Di hadapan masyarakat, Tim Jaga NU Kabupaten Bandung Epi Suprayitno sempat menyampaikan orasi pada giat hajatan rakyat tersebut. Epi juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga yang turut mensukseskan hajatan rakyat tersebut.

“Hari ini kami dari Tim Relawan Pemenangan Ganjar-Mahfudz berkumpul bersama rakyat, dalam rangka menggelar acara hajatan rakyat dalam bentuk bedah kolam. Hajatan rakyat, merupakan simbolisasi kesatuan visi dan semangat warga,” tutur Epi dalam orasi hajatan rakyat.

“Melalui hajatan rakyat ini, kami ingin mengembalikan semangat kepemimpinan yang merakyat dan taat konstitusi.Tidak nabrak-nabrak aturan demi kepentingan keluarga maupun kelompoknya,” imbuh Epi.

Baca Juga :  Pengecatan Ulang Pesawat Kepresidenan: Buang Uang saat Rakyat Susah

Epi menegaskan dan mengajak jangan coba-coba pilih pemimpin yang mempolitisir bantuan sosial. Karena bantuan sosial (bansos) atau bantuan langsung tunai (BLT) sebetulnya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pakai uang rakyat bukan uang pribadi seseorang.

“Bansos adalah hak rakyat. Mari kita bersatu untuk mengawal kemenangan pemimpin terbaik yang telah membuktikan rekam jejak, menyajikan program kerja tepercaya, dan menunjukkan sikap yang paling baik,” tuturnya.

Epi mengajak kepada sejumlah pihak untuk membulatkan tekad dan terus menggalang dukungan rakyat guna memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud.

“Bedah kolam yang dilaksanakan hari ini juga merupakan ruang bersama kita untuk mengakrabi kegembiraan kita semua di tengah kesulitan ekonomi dan kerumitan situasi politik di negeri tercinta kita Indonesia,” ujarnya.

“Mari kita senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT agar kita semua senantiasa diberikan anugerah kesehatan, kekuatan dan kegembiraan menghadapi semua tantangan hidup serta bermunajat kepada Allah untuk kebaikan kemaslahatan Indonesia,” tuturnya.

Epi juga mengajak kepada sejumlah pihak untuk ikut menjaga dan waspada, melawan intimidasi, serta kecurangan yang mungkin terjadi di Pemilu 2024.

“Ini tentunya demi menjaga kekompakan untuk memenangkan Ganjar-Mahfud,” harapnya. @kos

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Memaknai Debat di Belantara Hutan Demokrasi

Sab Feb 10 , 2024
Silahkan bagikanOleh Dede Farhan Aulawi DI TENGAH hiruk-pikuk dinamika demokrasi bernama kampanye, nampaknya kita patut bersyukur bahwa kesadaran kolektif berpolitik bertumbuh di tengah masyarakat yang majemuk. Namun demikian, nampaknya kita masih harus bersabar menanti kematangan dan kedewasaan dalam berpolitik agar narasi yang berkembang masih menjunjung tinggi adat ketimuran bernama kesantunan. […]