Search
Close this search box.

Hamas Luncurkan Roket ke Tel Aviv

Tentara hamas./visi.news/reuters

Bagikan :

VISI.NEWS | GAZA – Ketegangan antara Hamas dan Israel kembali meningkat setelah Hamas meluncurkan roket ke Tel Aviv pada Kamis (18/3/2025). Militer Israel mengklaim berhasil mencegat satu roket, sementara dua lainnya jatuh di area tak berpenghuni.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan udara ke Gaza, menyebabkan jumlah korban tewas bertambah menjadi 504 orang, termasuk lebih dari 190 anak-anak. Serangan ini terjadi setelah perundingan gencatan senjata antara kedua pihak gagal membuahkan hasil.

Israel tetap menuntut pembebasan seluruh sandera yang masih ditahan Hamas sebelum menyetujui gencatan senjata permanen. Namun, Hamas menolak tuntutan tersebut, menuduh Israel berusaha mengubah kesepakatan yang sebelumnya telah dibahas.

Selain serangan udara, Israel juga menutup akses utama yang menghubungkan Gaza utara dan selatan. Militer Israel menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperluas zona keamanan di wilayah tersebut.

Situasi ini memicu reaksi dari komunitas internasional. Kepala UNRWA, Philippe Lazzarini, mengutuk serangan Israel yang terus berlanjut.

“Untuk hari ketiga berturut-turut, pemboman dari udara dan laut terus terjadi,” tulis dia di media sosial X.

“Di depan mata kita, rakyat Gaza terus mengalami mimpi buruk terburuk mereka,” tuturnya.

Sementara Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyalahkan Amerika Serikat atas eskalasi konflik ini.

Di tengah situasi yang semakin memburuk, warga Gaza kembali menyerukan permohonan gencatan senjata. Seorang keluarga korban di Rumah Sakit Indonesia di Gaza mengungkapkan kesedihannya, mengatakan bahwa rakyat Palestina tak berdaya menghadapi serangan yang terus terjadi.

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :