VISI.NEWS | JAKARTA – Harga BBM April 2026 dipastikan tidak mengalami kenaikan baik untuk BBM bersubsidi maupun non-subsidi di seluruh SPBU di Indonesia, berdasarkan keputusan pemerintah yang berlaku sejak per 1 April 2026
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan bahwa harga BBM tetap sama seperti periode sebelumnya. Kebijakan ini berlaku secara nasional dan diikuti oleh seluruh operator SPBU, termasuk milik PT Pertamina (Persero) maupun badan usaha swasta.
Keputusan ini sebelumnya disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi.
“Kami sampaikan terkait penyesuaian harga. Kami sampaikan perintah Pak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, flat pakai harga sekarang,” ungkapnya saat konferensi pers, beberapa waktu yang lalu.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa harga BBM untuk jenis subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap dipertahankan tanpa perubahan. Selain itu, pemerintah juga masih melakukan pembahasan lebih lanjut terkait BBM non-subsidi.
“Untuk BBM non subsidi, kami dengan tim Pertamina maupun SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai, itu kapan? tunggu dulu, artinya belum ada penyesuaian harga, masih tetap sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bahlil juga mengimbau masyarakat agar mengacu pada informasi resmi pemerintah terkait kebijakan energi nasional.
“Saya minta masyarakat info yang dipegang itu dari pemerintah, selain itu saya mohon kita lebih cerdas mengelola info. Tujuannya agar tetap stabil,” imbaunya.
Harga BBM April 2026 Masih Sama di Lapangan
Pantauan hingga Kamis, 16 April 2026 menunjukkan bahwa harga BBM April di seluruh SPBU dalam negeri masih sama seperti harga yang berlaku sejak Maret 2026. Hal ini berlaku baik di SPBU Pertamina maupun SPBU swasta.
Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga BBM jenis RON 92 atau Pertamax masih berada di angka Rp 12.300 per liter. Harga tersebut tidak berubah sejak bulan sebelumnya.
Selain itu, rincian harga lainnya di SPBU Pertamina adalah sebagai berikut:
– Pertamax Green (RON 95): Rp 12.900 per liter
– Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter
– Dexlite: Rp 14.200 per liter
– Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter
Sementara itu, BBM bersubsidi juga tidak mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhir pada September 2022:
– Pertalite: Rp 10.000 per liter
– Solar subsidi: Rp 6.800 per liter
Kondisi ini memperkuat bahwa harga BBM April memang stabil tanpa adanya kenaikan maupun penurunan.
Harga BBM April 2026 di SPBU Swasta
Untuk SPBU swasta, kondisi harga BBM April juga terpantau tidak mengalami perubahan. Beberapa SPBU seperti BP-AKR dan Vivo Energy Indonesia masih mempertahankan harga yang sama seperti bulan sebelumnya.
Di wilayah Ciater, misalnya, SPBU BP-AKR dan Vivo hanya menjual BBM jenis RON 92 dengan harga Rp 12.390 per liter. Harga tersebut tetap sama sejak Maret 2026.
Rincian harga BBM di SPBU swasta adalah sebagai berikut:
Vivo Energy Indonesia:
– Revvo 92: Rp 12.390 per liter
– Revvo 95: Rp 12.930 per liter
– Diesel Primus: Rp 14.610 per liter
BP-AKR (Jabodetabek):
– BP Ultimate: Rp 12.930 per liter
– BP 92: Rp 12.390 per liter
– BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter
Hal ini menunjukkan bahwa harga BBM April di SPBU swasta tetap mengikuti tren stabil yang sama dengan SPBU Pertamina.
Kondisi SPBU Shell: Stok Kosong
Berbeda dengan SPBU lainnya, kondisi SPBU Shell di sejumlah wilayah justru mengalami kekosongan stok BBM. Hingga pertengahan April 2026, banyak SPBU Shell tidak menjual BBM.
Dalam keterangan resminya, pihak Shell Indonesia menyampaikan:
“Produk bahan bakar minyak (BBM) Shell saat ini tidak tersedia. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku,” tulis keterangan di website resmi Shell Indonesia, dikutip Kamis (16/4/2026).
Kondisi ini terjadi di beberapa lokasi seperti Ciater dan Warung Buncit, Jakarta Selatan, di mana SPBU Shell tidak melayani penjualan BBM karena stok kosong.
Situasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika harga BBM April, meskipun tidak memengaruhi harga secara keseluruhan.
Stabilitas Harga BBM April 2026 Jadi Fokus Pemerintah
Stabilnya harga BBM April menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional. Dengan tidak adanya kenaikan harga BBM, pemerintah berupaya menekan potensi inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Kebijakan ini juga mencerminkan koordinasi antara pemerintah dengan badan usaha energi, baik milik negara maupun swasta.
Daftar Lengkap Harga BBM April 2026
Berikut daftar lengkap harga BBM April 2026 di Indonesia:
Pertamina (DKI Jakarta):
– Pertalite: Rp 10.000/liter
– Solar subsidi: Rp 6.800/liter
– Pertamax: Rp 12.300/liter
– Pertamax Turbo: Rp 13.100/liter
– Pertamax Green 95: Rp 12.900/liter
– Dexlite: Rp 14.200/liter
– Pertamina Dex: Rp 14.500/liter
Shell (sebagian besar stok kosong):
– Shell Super: Rp 12.390/liter
– Shell V-Power Diesel: Rp 14.620/liter
Vivo:
– Revvo 92: Rp 12.390/liter
– Revvo 95: Rp 12.930/liter
– Diesel Primus: Rp 14.610/liter
BP-AKR:
– BP Ultimate: Rp 12.930/liter
– BP 92: Rp 12.390/liter
– BP Ultimate Diesel: Rp 14.620/liter
Dengan rincian tersebut, dapat disimpulkan bahwa harga BBM April masih berada pada level yang sama dengan bulan sebelumnya di seluruh Indonesia. @desi
Baca Juga: