Search
Close this search box.

Harga Bitcoin Turun, Pasar Kripto Melemah 0,2% dalam 24 Jam Terakhir

Bitcoin./visi.news/iStock.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Pasar kripto melamah dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) hari ini turun lagi dan diprediksi mulai kehilangan momentumnya. Sejumlah indikator teknikal mengisyaratkan potensi koreksi jangka pendek yang bisa menekan harga di bawah level psikologis US$ 115 ribu.

Dikutip berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (25/7/2025), kapitalisasi pasar kripto global melemah 0,2% menjadi US$ 3,87 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) hari ini terlihat terkoreksi 0,23% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 118.417 per koin atau setara Rp 1,93 miliar (kurs, Rp 16.311).

Bitcoin mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) di level US$123.218 pada 14 Juli 2025.

Pelemahan juga terjadi pada XRP ambles 1,54% menjadi US$ 3,14, Binance (BNB) turun 0,49% menjadi US$ 772 per koin, Solana (SOL) terpangkas 3,54% menjadi US$ 182, dan Dogecoin (DOGE) anjlok 3,72% menjadi US$ 0,23.

Sedangkan Ethereum (ETH) malah menguat sebesar 2,4% menjadi US$ 3.718.

Dikutip dari Coin Telegraph, analis memperingatkan kemungkinan pembentukan level terendah mingguan baru di sisa bulan Juli.

Analis teknikal menyoroti kemunculan hidden bearish divergence antara harga Bitcoin dan indikator Relative Strength Index (RSI). Ini terjadi ketika harga mencetak level tertinggi baru, tapi RSI justru mendatar atau menurun, pertanda bahwa kekuatan tren mulai melemah.

Prediksi Harga Bitcoin

Fenomena serupa sempat terjadi pada Maret 2024, yang kemudian diikuti penurunan harga Bitcoin sebesar 20% hanya dalam beberapa hari. Jika pola ini berulang, harga Bitcoin bisa kembali tertekan dalam waktu dekat.

Selain itu, terdapat CME gap yang belum tertutup antara level US$ 114.380 – US$ 115.635. Gap ini terbentuk karena perdagangan Bitcoin di luar jam reguler di Chicago Mercantile Exchange (CME). Secara historis, pasar cenderung menutup gap ini melalui pergerakan harga yang kembali ke area tersebut.

Baca Juga :  Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Mori Hanafi Soroti Perbaikan Tol hingga Kemacetan Parah di Cipali

Sejauh tahun 2025, 7 dari 9 gap yang terbentuk telah tertutup. Dua gap yang tersisa, termasuk yang berada di kisaran US$ 114 ribu, memperkuat potensi koreksi jangka pendek Bitcoin. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :