VISI.NEWS | BANDUNG – Harga Emas Antam 14 Februari 2026 mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp50.000 per gram menjadi Rp2.954.000, berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia pada Sabtu pagi (14/2/2026) pukul 08.45 WIB. Kenaikan ini turut mendorong harga buyback atau beli kembali emas Antam menjadi Rp2.741.000 per gram.
Pergerakan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 menunjukkan tren positif setelah sehari sebelumnya berada di level Rp2.904.000 per gram. Berdasarkan pemantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan produksi PT Antam Tbk kini menyentuh Rp2.954.000 per gram.
Kenaikan Rp50.000 ini menjadi perhatian pelaku pasar dan investor logam mulia, mengingat dalam beberapa pekan terakhir harga emas cenderung fluktuatif. Dengan kenaikan ini, banyak masyarakat mulai kembali melirik emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global.
Tak hanya harga jual, nilai beli kembali (buyback) juga mengalami peningkatan menjadi Rp2.741.000 per gram. Harga buyback merupakan patokan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan ke Antam.
Rincian Lengkap Harga Emas Antam 14 Februari 2026
Berikut daftar lengkap Harga Emas Antam 14 Februari 2026 berdasarkan pecahan gramasi:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.527.000.
- Harga emas 1 gram: Rp2.954.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.858.000.
- Harga emas 3 gram: Rp8.769.000.
- Harga emas 5 gram: Rp14.585.000.
- Harga emas 10 gram: Rp29.090.000.
- Harga emas 25 gram: Rp72.560.000.
- Harga emas 50 gram: Rp144.955.000.
- Harga emas 100 gram: Rp289.760.000.
- Harga emas 250 gram: Rp724.090.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.447.900.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.894.600.000.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa Harga Emas Antam 14 Februari 2026 mengalami penyesuaian di seluruh pecahan, dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Perubahan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 tidak terlepas dari berbagai faktor, baik global maupun domestik. Harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kondisi geopolitik internasional menjadi variabel utama yang memengaruhi harga logam mulia.
Selain itu, permintaan pasar domestik juga memainkan peranan penting. Menjelang momentum tertentu seperti musim pernikahan, hari besar keagamaan, hingga kondisi ekonomi yang tidak stabil, minat masyarakat terhadap emas cenderung meningkat.
Kenaikan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 ini juga dapat dipengaruhi oleh sentimen global terhadap inflasi dan kebijakan suku bunga bank sentral dunia. Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, emas biasanya menjadi pilihan investasi yang dianggap lebih aman.
Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback
Dalam setiap transaksi, Harga Emas Antam 14 Februari 2026 juga mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk pembelian emas batangan, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:
-
0,45 persen bagi pemegang NPWP
-
0,9 persen bagi non-NPWP
Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti potong PPh 22.
Sementara itu, untuk transaksi penjualan kembali (buyback) dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar:
-
1,5 persen bagi pemegang NPWP
-
3 persen bagi non-NPWP
PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai yang diterima penjual.
Ketentuan pajak ini penting dipahami masyarakat sebelum melakukan transaksi, agar dapat menghitung keuntungan bersih dari selisih harga jual dan beli.
Fluktuasi Harga dan Strategi Investasi
Melihat tren Harga Emas Antam 14 Februari 2026, investor jangka panjang biasanya tidak terlalu terpengaruh oleh kenaikan atau penurunan harian. Emas dikenal sebagai instrumen investasi jangka panjang yang stabil dan cenderung meningkat nilainya dalam periode panjang.
Namun, bagi investor jangka pendek, kenaikan Rp50.000 per gram tentu menjadi momentum yang menarik. Mereka yang membeli emas saat harga berada di Rp2.904.000 per gram sehari sebelumnya berpotensi mendapatkan keuntungan instan jika menjualnya saat ini.
Meskipun demikian, Harga Emas Antam 14 Februari 2026 tetap bersifat dinamis dan sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Emas Masih Jadi Primadona Investasi
Kenaikan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 memperkuat posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia. Selain mudah diperjualbelikan, emas batangan Antam memiliki sertifikat resmi yang menjamin keaslian dan kadar kemurniannya.
Dalam kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, emas sering menjadi pilihan untuk menjaga nilai aset. Bahkan, banyak masyarakat menjadikan emas sebagai tabungan jangka panjang untuk kebutuhan pendidikan, pernikahan, hingga dana darurat.
Dengan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 yang kembali meningkat, potensi tren kenaikan masih terbuka, tergantung pada perkembangan ekonomi global dan domestik.
Prospek Harga Emas ke Depan
Analis memperkirakan harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam waktu dekat. Jika tekanan inflasi global belum mereda dan ketidakpastian ekonomi masih berlangsung, maka Harga Emas Antam 14 Februari 2026 bisa menjadi pijakan menuju level yang lebih tinggi.
Namun demikian, investor tetap disarankan untuk mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, serta kondisi keuangan pribadi sebelum melakukan pembelian.
Pergerakan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 menjadi indikator penting bagi masyarakat yang ingin masuk atau keluar dari pasar logam mulia. Dengan memahami tren dan regulasi yang berlaku, keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih bijak dan terukur.
Kenaikan Harga Emas Antam 14 Februari 2026 sebesar Rp50.000 per gram menjadi Rp2.954.000 menunjukkan tren positif pasar logam mulia di awal akhir pekan ini. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback yang mencapai Rp2.741.000 per gram.
Meski fluktuatif, emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat. Dengan memahami rincian harga, ketentuan pajak, serta faktor global yang memengaruhi pasar, masyarakat dapat mengambil keputusan investasi secara lebih cermat. @desi
Baca Juga: