VISI.NEWS | BANDUNG – Pasar kripto bergerak variatif dalam 24 jam terakhir dengan kecenderungan pergerakan yang beragam di jajaran aset kripto berkapitalisasi besar. Harga kripto hari ini yakni bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih berlawanan arah.
Sejumlah koin utama mencatatkan penguatan tipis, sementara sebagian lainnya terkoreksi di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap arah makroekonomi global dan pergerakan dolar AS.
Mengutip Coinmarketcap.com, Senin (19/1/2026), Bitcoin (BTC) dalam 24 jam terakhir berada di kisaran USD 95.043,68, terkoreksi tipis 0,12%. Sementara itu, Ethereum (ETH) justru menguat 0,68% ke level USD 3.328,30.
Untuk kategori stablecoin, Tether (USDT) stabil di USD 0,9996, naik tipis 0,01%. Stabilitas ini menegaskan fungsi USDT sebagai aset lindung nilai jangka pendek di tengah volatilitas pasar.
Selanjutnya, BNB mencatatkan harga USD 947,61 atau menguat 0,08% dalam 24 jam. Adapun XRP harus terkoreksi 0,97% ke posisi USD 2,04. Tekanan jual pada XRP masih dipengaruhi sentimen teknikal setelah reli dalam beberapa pekan sebelumnya.
Harga Solana (SOL) melemah 1,39% ke level USD 141,85. Pelemahan ini terjadi setelah SOL mencatat kenaikan signifikan sebelumnya, sehingga memicu profit taking.
Di sisi lain, USD Coin (USDC) tetap stabil di USD 0,9998, naik tipis 0,01%. USDC kembali menjadi pilihan parkir dana investor saat pasar bergerak tidak menentu.
Untuk TRON (TRX), harga menguat 0,45% ke USD 0,3200. Berbeda dengan TRX, Dogecoin (DOGE) turun 1,23% ke level USD 0,1361. Minimnya katalis baru membuat DOGE kembali bergerak mengikuti arah pasar secara umum.
Sementara itu, Cardano (ADA) juga terkoreksi 1,37% ke posisi USD 0,3908. Tekanan jual masih terlihat seiring sentimen investor yang cenderung selektif terhadap altcoin.
Harga Bitcoin Cash (BCH) justru melonjak 1,34% ke level USD 600,58. Selanjutnya, Monero (XMR) menjadi salah satu top gainer dengan kenaikan 2,30% ke USD 604,24.
Untuk Chainlink (LINK), harga berada di USD 13,72 atau naik 0,14% dalam 24 jam. Kemudian, LEO Token (LEO) mencatatkan kenaikan 1,92% ke level USD 9,19. Penguatan LEO sejalan dengan aktivitas platform yang mendukung utilitas token tersebut.
Terakhir, Hyperliquid (HYPE) melemah 1,62% ke posisi USD 24,97. Koreksi ini menunjukkan pasar masih berhati-hati terhadap aset kripto berkapitalisasi menengah di tengah volatilitas global. @desi












