Haruskah Kekuasaan Dipegang Isteri setelah Lengser dari Jabatan?

H. Yuyun Saepudin./visi.news/ki agus
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Ada beberapa faktor yang memotivasi para Srikandi berkiprah mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah sebagai upaya cara melanggengkan kekuasaannya selama memimpin. Demikian dikatakan salah seorang pemerhati perkembangan politik di Kabupaten Bandung, H. Yuyun Saepudin,

Ironisnya kepemimpinannya itu, dikemukakan Yuyun, turun kepada isterinya, seolah melarang orang lain untuk berkiprah. Fenomena tersebut sudah terjadi di wilayah Jawa Barat, diantaranya,

1. Irianto Safiyudin (Yance) dari Indramayu diteruskan Ana Sopanah.
2. Dr. Herman dari Kota Banjar diteruskan Ade Uu Sukaesih.
3. H. Aang Suganda, Kuningan, diteruskan Ice Suganda.
4. Itoc Tochiya, Cimahi, diteruskan Aty Suharto.
5. Dedy Mulyadi, Purwakarta diteruskan Ane.
Selanjutnya Kabupaten Bandung di tahun 2020 ini, dari H. Dadang M. Naser, berharap bisa diteruskan oleh isterinya, Hj. Kurnia Agustina.

“Kita tidak mengintervensi siapa pun, ini hanya sebuah gambaran penurunan tahta yang lebih diprioritaskan kepada isterinya sendiri ketimbang dipimpin orang lain,” katanya via telepon, Sabtu (11/7/2020).

Saat ini calon sang penerus tahta, lanjutnya, mempunyai lawan tanding 3 Srikandi dari partai politik lain, yaitu, Hj. Yena Iskandar Masoem, Ingrid Kansil, dan Jane Shalimar. Jadi jumlah Srikandi yang sebelumnya hanya 3 orang sekarang bertambah 1 orang.

Yuyun memprediksikan ke empat Srikandi itu sama-sama mempunyai popularitas dan elektabilitas cukup bagus. Bahkan wawasan dan potensinya pun bisa disejajarkan dengan yang lainnya. Namun dari pengalaman personal, jelas dipegang oleh Teh Nia yang selama 10 tahun mendampingi suaminya sebagai isteri Bupati Bandung.

“Siapa yang memimpin nanti tidak bisa dipaksakan melalui berbagai prediksi personal, karena ini mencakup masa depan Kabupaten Bandung, jadi yang dibutuhkan jelas orang yang berpengalaman dan mengetahui bagaimana situasi dan kondisi serta adat istiadat daerah,” ujarnya.@qia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lagi, Satgas Citarum Harum Gelar Sosialisasi Penanganan Kerusakan DAS Citarum

Sab Jul 11 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Sejumlah anak-anak, remaja, pemuda karang taruna maupun orang dewasa, dan ibu-ibu rumah tangga dihadirkan pada pelaksanaan sosialisasi penanganan kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang dilaksanakan Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya di GOR Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung Jawa Barat, Sabtu (11/7). Khususnya untuk anak-anak, […]