Hati-hati, Jumlah Penderita Demam Berdarah Meningkat

Editor Ikustrasi. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Kasus demam berdarah atau DBD di Bandung Wetan terus meningkat sejak awal tahun 2024. Hingga akhir Februari ini, tercatat ada 120 orang yang terjangkit penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini.

Demam berdarah adalah penyakit yang menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus Dengue¹. Penyakit ini menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, ruam, dan perdarahan.

Jika tidak ditangani dengan tepat, demam berdarah dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti syok, perdarahan internal, kegagalan organ, dan kematian. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan dini sangat penting untuk mengurangi risiko kematian akibat demam berdarah.

Salah satu cara pencegahan demam berdarah adalah dengan menghindari gigitan nyamuk. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan obat nyamuk, mengenakan pakaian yang menutupi kulit, dan menguras genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Selain itu, masyarakat juga harus waspada terhadap gejala demam berdarah dan segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalaminya. Gejala demam berdarah antara lain:

  • Suhu tubuh tinggi (39-40 derajat Celsius) selama 2-7 hari.
  • Sakit kepala hebat.
  • Nyeri di bagian belakang mata.
  • Nyeri pada sendi, otot, dan tulang.
  • Lemas dan hilang nafsu makan.
  • Mual atau muntah.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Ruam atau bintik kemerahan (muncul sekitar 2-5 hari setelah demam).

Jika gejala demam berdarah semakin parah, seperti perut terasa sakit, muntah terus-menerus, perdarahan dari gusi atau hidung, darah dalam urine atau tinja, atau kesulitan bernapas, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat.

Penanganan demam berdarah biasanya meliputi:

  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Mencukupi kebutuhan nutrisi dengan makanan yang sehat dan bergizi.
  • Memperbanyak istirahat dan tidur yang cukup.
  • Menggunakan obat nyamuk losion untuk mengurangi risiko penularan lebih lanjut.
  • Mengonsumsi paracetamol untuk meredakan demam.
Baca Juga :  Kominfo Ajak Masyarakat Dukung 16 Inisiatif TIK Indonesia dalam WSIS Prizes 2022

Demam berdarah adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan jika ditangani dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan diri dan lingkungan kita agar terhindar dari demam berdarah.

@uli/copilot/alo

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PLN Gandeng BMW, Tiap Pembelian Mobil EV dapat Fasilitas Home Charging Terintegrasi

Sab Feb 24 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – PT PLN (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT BMW Indonesia terkait program bundling layanan home charging services untuk pelanggan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Lewat kerja sama ini, para pembeli EV BMW akan mendapatkan layanan home charging terintegrasi satu pintu berikut kemudahan tambah […]