Search
Close this search box.

Hauqalah dan Ikhtiar: Rahasia Spiritual Membuka Pintu Rezeki

Doa Hari ke-15 Ramadhan lengkap Arab Latin dan arti dibaca saat awal bulan puasa./visi.news/iStock.
Ilustrasi umat Muslim membaca doa di hari ke limabelas bulan suci Ramadhan./visi.news/iStock.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Dalam ajaran Islam, pelaksanaan ibadah tidak hanya terbatas pada aspek badaniyah seperti shalat dan puasa, tetapi juga mencakup ibadah maliyah seperti zakat, sedekah, dan haji. Kedua bentuk ibadah ini saling melengkapi dalam kehidupan seorang Muslim. Ibadah fisik membutuhkan dukungan materi, sementara harta memerlukan arahan spiritual agar bernilai ibadah. Keseimbangan inilah yang menjadi fondasi kokoh dalam membangun kehidupan beragama yang utuh.

Kesalingterkaitan ini ditegaskan oleh para ulama. Abdul Rauf Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir menukil perkataan ulama salaf:

قال بعض السلف: المال سلاح المؤمن

Artinya: “Harta benda adalah senjata orang mukmin.”

Ungkapan tersebut menekankan bahwa harta bukan sekadar simbol duniawi, melainkan sarana menjaga kehormatan, kemandirian, dan kekuatan dalam beragama.

Meski demikian, memperoleh harta bukanlah perkara mudah. Islam mengajarkan amalan yang dapat memudahkan datangnya rezeki serta menjauhkan dari kefakiran. Salah satu amalan yang ringan namun besar faedahnya adalah membaca hauqalah:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ

Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīm

Artinya: “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Keutamaan bacaan ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya:

مَنْ قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ مِائَةَ مَرَّةٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ لَمْ يُصِبْهُ فَقْرٌ أَبَدًا

Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan ‘La hawla wa la quwwata illa billah’ seratus kali setiap hari, maka ia tidak akan ditimpa kemiskinan selamanya.”

Selain itu, At-Thabrani meriwayatkan:

أكثروا من قول لاحول ولاقوة إلا بالله العلي العظيم، فإنها كنز من كنوز الجنة، وفيها شفاء من تسعة وتسعين داء، أيسرها الهم

Baca Juga :  Dirut Mahajaya Blak-blakan: "Mari Kita Sama-sama Bangun Desa"

Artinya: “Perbanyaklah mengucapkan ‘La hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim.’ Ia adalah harta karun dari surga dan di dalamnya terdapat obat bagi 99 penyakit, yang paling ringan adalah kegundahan.”

Kisah mengharukan terjadi pada masa Nabi Muhammad sebagaimana dikisahkan oleh Nawawi al-Bantani dalam *Marah Labid*. Diceritakan bahwa Auf bin Malik r.a. mengadukan kepada Rasulullah tentang putranya yang ditawan musuh dan kondisi ekonominya yang sulit. Nabi bersabda agar ia bertakwa, bersabar, dan memperbanyak membaca hauqalah. Tak lama kemudian, putranya kembali dengan membawa seratus ekor unta yang berhasil dibawa pulang karena kelengahan musuh. Kisah ini menjadi bukti keberkahan zikir dan kesabaran dalam menghadapi ujian.

Namun Islam tidak mengajarkan pasrah tanpa usaha. Umar bin Khattab pernah berkata:

لَا يَقْعُدُ أَحَدُكُمْ عَنْ طَلَبِ الرِّزْقِ يَقُولُ اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَقَدْ عَلِمْتُمْ أَنَّ السَّمَاءَ لَا تُمْطِرُ ذَهَبًا وَلَا فِضَّةً

Artinya: “Janganlah salah satu dari kalian duduk diam tidak mencari rezeki sambil berdoa ‘Ya Allah berilah aku rezeki,’ karena kalian tahu langit tidak menurunkan emas dan perak.”

Al-Qur’an pun menegaskan dalam QS. Al-‘Ankabut ayat 17:

فَابْتَغُوْا عِنْدَ اللّٰهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوْهُ وَاشْكُرُوْا لَهٗ، اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Artinya: “Maka mintalah rezeki dari sisi Allah, sembahlah Dia, dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.”

Menurut penjelasan Al-Qusyairi dalam Lathaif Al-Isyarat, didahulukannya perintah mencari rezeki menunjukkan bahwa kecukupan menjadi penopang kekuatan dalam beribadah. Dengan rezeki, seseorang memperoleh tenaga; dengan tenaga, ia mampu beribadah secara optimal.

Dengan demikian, rahasia terbukanya pintu rezeki terletak pada keseimbangan antara zikir dan ikhtiar. Memperbanyak hauqalah, bersabar, dan bertakwa adalah kekuatan batin, sementara bekerja keras adalah wujud ikhtiar lahir. Keduanya berjalan beriringan, menghadirkan keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Wallahu a‘lam.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :