HEBAT: Dibawa Gunakan Bus, BNN Ringkus 3 Orang Pengedar Sabu  Seberat 13 Kg di Tasikmalaya

Petugas BNN saat melakukan penggeledahan bus yang membawa sabu seberat 13 Kg/visi.news/ayi kuraesin
Jangan Lupa Bagikan

– Bahkan, untuk mendapatkan sabu tersebut, petugas terpaksa membongkar kotak tempat menyembunyikan sabu tersebut dengan cara dilas dari bagian bawah bus.

VISI.NEWS – Narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram siap edar berhasil disita petugas Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama dengan BNN Jawa Barat dan Polsek Rajapolah Polresta Tasikmalaya, Rabu (16/9) sore.

Diduga, barang haram senilai miliaran rupiah tersebut akan diedarkan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
Sabu tersebut disita setelah petugas berhasil menangkap tiga tersangka. Ketiga tersangka belum dirilis secara resmi oleh BNN. Namun, berdasarkan informasi ketiganya yakni berinisial HR (48) warga Medan, AM (41) warga Medan, dan ED (47) warga Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara itu informasi di lapangan, pada hari Rabu (16/9) sekira pukul 15 WIB petugas berpakaian preman tiba-tiba menghentikan sebuah bus PO Pelangi –bus umum jurusan Medan – Tasikmalaya– di Jalan Raya Rajapolah, tepatnya depan RM Adhari, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Diawali dengan kejar-kejaran antara sebuah mobil mini bus dengan bus Pelangi dengan nomor polisi BL 7308 AK, petugas berhasil menghadang bus. Kejadian itu sempat menghebohkan warga sekitar.

Karena saat itu warga melihat petugas langsung menangkap ketiga tersangka dan memberogolnya. Ketika petugas melakukan penggeledahan, ternyata di dalam bus itu ditemukan 13 bungkus kemasan teh Cina warna hijau yang berisi sabu. Diperkirakan dalam satu kemasan itu seberat satu kilogram.

“Pengungkapan ini merupakan hasil operasi bersama antara BNN RI, BNNP Jawa Barat, BNNK Tasikmalaya, dan Polsek Rajapolah, Polresta Tasikmalaya,” kata Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Drs. Sufyan Syarif, saat dihubungi lewat pesan WhatsApp, Kamis (17/9) pagi.

Narkotika jenis sabu itu disimpan atau disembunyikan di bawah jok penumpang yang sudah dimodifikasi dengan cara membuat kotak dari plat dan di las. Sekilas tidak akan percaya di tempat itu terdapat sabu karena terlihat rapi.

Disinyalir telah dimodifikasi sebelumnya dalam bagian karoseri bus dan sabu disamarkan berupa teh kemasan.

Bahkan, untuk mendapatkan sabu tersebut, petugas terpaksa membongkar kotak tempat persembunyian sabu tersebut dengan cara dilas dari bagian bawah bus.

“Barang bukti disembunyikan di bawah bus,” ucap Kepala BNNP Jabar.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kini ketiga tersangka beserta barang buktinya dibawa ke BNNP Jawa Barat. Sebelumnya ketiga tersangka sempat diperiksa di Makopolsek Rajapolah.

Sebelum dibawa, tersangka dilakukan terlebih dahulu rapid test Covid 19 di ruangan Polsek Rajapolah. Hasilnya ketiga tersangka dinyatakan non reaktif. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dampak Covid-19, Kiki, Murid Kelas 5 SD Berkeliling Jualan Buah-buahan untuk Bantu Beli Beras

Kam Sep 17 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– “Sudah dua bulan ayah saya sakit, kakinya patah tertimpa besi saat kuli bangunan. Ya mau apalagi saya terpanggil untuk membantu beli beras.” VISI.NEWS – Pandemi Covid-19 tak bisa dimungkiri berdampak ke semua sektor, baik sosial, budaya, politik, maupun ekonomi. Di sektor ekonomi, masyarakat kelas bawah tentunya yang […]