VISI.NEWS – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Garut, Jawa Barat, meminta jajaran pramuka untuk berada di garis terdepan dalam upaya penghijauan.
Terutama garis Pantai Selatan Garut dengan penanaman mangrove. Hal itu dikatakan Helmi saat Launching Penanaman 20 ribu pohon mangrove, di sekitar Pantai Cibalong, Sabtu (16/1/2021).
Dalam Program Launching Penanaman pohon mangrove, selain melibatkan Kwarcab Pramuka juga melibatkan Tagana (Taruna Siaga Bencana).
Sementara pohon mangrove sendiri merupakan bantuan dari Kemensos.
Wakil Bupati yang juga Ketua Kwarcab Garut, Helmi dalam sambutan kegiatan tersebut di depan peserta, menekankan agar Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Cibalong dan pengurus Pramuka Kwaran Cibalong, ikut memonitor pohon mangrove yang sudah ditanam.
“Hutan mangrove di garis pantai Selatan merupakan hutan mangrove terbesar yang ada di garis Pantai Selatan Jawa Barat,” kata Helmi.
Ditambahkan, hutan mangrove saat ini hanya terkonsentrasi di wilayah Cagar Alam Sancang.
“Ini harus tersebar di sepanjang pantai Cibalong atau Pantai Garut Selatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah yang juga Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Kabupaten Garut, menyampaikan 20 ribu bibit pohon mangrove dari Kementerian Sosial akan disebar ke empat kecamatan.
“Seperti Cibalong, Cikelet, Pameungpeuk, dan Mekarmukti,” ungkap Ade.
Ade menegaskan, jika melihat panjangnya garis pantai yang ada di wilayah Garut Selatan, jumlah bibit sebanyak itu masih kurang.
“Tahap pertama penanaman akan difokuskan di Kecamatan Cibalong dan Pameungpeuk,” tandasnya. @yat