Hendak Menjalani Operasi Katarak? Berikut Ini Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui

Silahkan bagikan

Oleh dr Maria Magdalena Purba, Sp.M.

APA yang anda pikirkan ketika mendengar operasi katarak?

Secara umum, operasi katarak adalah prosedur bedah medis yang dilakukan untuk mengangkat lensa yang keruh lalu diganti dengan lensa buatan yang lebih jernih. Meskipun sering mendengar istilah operasi katarak, ternyata masih belum banyak yang mengetahui lebih lanjut mengenai prosedurnya.

Operasi katarak dapat dilakukan atas saran dari dokter spesialis mata setelah dokter melakukan pemeriksaan penglihatan secara menyeluruh pada calon pasien.

Hingga saat ini, operasi katarak adalah satu-satunya cara yang terbukti mampu menyembuhkan penyakit katarak.

Penyakit katarak sendiri ditandai dengan mengeruhnya lensa mata,
sehingga membuat penglihatan menjadi kabur. Katarak umum terjadi pada lansia dan dapat menyerang pada salah satu atau kedua mata sekaligus.

Bagi Anda atau anggota keluarga yang mengalami katarak dan hendak melakukan operasi katarak, yuk ketahui lebih lanjut mengenai operasi katarak di artikel ini!

Kapan Sebaiknya Operasi Katarak Dilakukan? 

Ketika katarak masih tergolong ringan dan belum menyebabkan gangguan penglihatan yang signifikan, biasanya dokter belum menyarankan untuk operasi katarak.

Operasi katarak disarankan ketika penderita mengalami gejala berikut ini:

  • Penglihatan kabur;
  • Penglihatan ganda saat melihat objek;
  • Sensitvitas warna dan kontras menurun;
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap sinar atau mudah silau;
  • Muncul lingkaran cahaya ketika melihat lampu.

Ketika Anda atau keluarga sudah merasakan salah satu gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata. Beri tahu dokter jika Anda memiliki gangguan lain pada mata, terutama glaukoma atau degenerasi makula, karena kondisi tersebut perlu diatasi dulu sebelum dilaksanakannya tindakan operasi katarak.

Anda juga perlu memberi tahu dokter mata terkait obat atau suplemen yang sedang dikonsumsi serta penyakit lain yang diderita seperti Diabetes Mellitus dan lain-lain.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Gelar Upacara Hari Pahlawan, Teruskan Perjuangan Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan

Persiapan Sebelum Operasi Katarak
Sebelum operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan mata dan memberikan informasi mengenai tentang prosedur operasi hingga risikonya. Informasi ini diberikan dengan tujuan agar Anda mengetahui secara jelas bagaimana operasi katarak akan dilakukan.

Persiapan operasi katarak sebenarnya tidak terlalu rumit. Pastikan Anda memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum operasi untuk membantu meminimalkan risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan.

Anda juga perlu membawa satu pengantar, baik keluarga maupun kerabat untuk mengantarkan Anda pulang setelah operasi. Hal ini dikarenakan pasca operasi katarak, pasien dilarang untuk menyetir kendaraan sendirian.

Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter Anda tentang persiapan apapun yang perlu dilakukan sebelum operasi katarak.

Prosedur Operasi Katarak

Prosedur operasi katarak dimulai dengan dokter meneteskan obat khusus untuk memperlebar pupil, sehingga memudahkan pelaksanaan operasi. Pasien juga akan diberikan anestesi lokal agar mata tidak nyeri dan untuk memberikan rasa nyaman selama tindakan.

Lalu, dokter akan membuat sayatan yang sangat kecil pada kornea (bagian transparan pada permukaan mata) sebagai jalur masuk alat yang digunakan saat operasi.

Lensa mata yang keruh akan dipecah-pecahkan menjadi fragmen yang kecil dengan menggunakan teknologi ultrasound. Pecahan-pecahan lensa akan disedot dengan alat yang disebut phacoemulsifier.

Setelah lensa yang keruh diangkat dan dibersihkan, lalu dokter akan memasukkan lensa buatan ke dalam kapsul lensa yang sama. Lensa buatan ini akan menggantikan peran lensa asli dalam memfokuskan cahaya pada retina.

Setelah lensa buatan terpasang, dokter akan menutup sayatan dengan jahitan halus atau bahkan sebagian besar kasus tidak dilakukan jahitan sama sekali.

Selama operasi berlangsung, pasien akan tetap sadar dan dapat membuka mata hingga semua tindakan bedah selesai dilakukan.

Baca Juga :  Legislator Minta Tragedi Kanjuruhan Diinvestigasi Mendalam

Operasi katarak berlangsung selama kurang lebih 30 menit dan hanya dapat dilakukan pada salah satu mata terlebih dulu. Jika katarak terjadi pada kedua mata, pelaksanaannya dilakukan secara terpisah menunggu mata yang sudah dioperasi sembuh lebih dulu.

Setelah operasi, pasien biasanya diizinkan pulang pada hari yang sama, namun perlu melakukan perawatan mata pasca operasi dan menghindari aktivitas berat selama beberapa minggu.

Pasca Operasi Katarak yang Perlu Anda Ketahui

Jangan khawatir apabila penglihatan Anda sedikit keruh atau buram saat pertama kali melepas pelindung mata pasca operasi. Hal ini dikarenakan sistem penglihatan Anda masih menyesuaikan dengan lensa intraokular pengganti.

Setelah pelaksanaan operasi katarak, dokter akan memberikan janji temu untuk memantau kondisi mata dan memastikan tidak adanya komplikasi.

Butuh waktu sekitar satu bulan pasca operasi untuk memastikan mata Anda benar-benar sembuh. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan ada beberapa perawatan pasca operasi katarak yang perlu Anda lakukan, meliputi:

  • Pakai obat tetes mata sesuai anjuran dokter;
  • Pelindung mata disarankan untuk digunakan saat tidur, saat mandi atau saat keramas setidaknya selama seminggu ke depan;
  • Konsumsi obat penghilang rasa sakit sesuai anjuran dokter, apabila diperlukan;
  • Periksa ke dokter sesuai dengan jadwal kunjungan;
  • Pakai kacamata hitam ketika berada di luar ruangan.

Itulah sekilas mengenai operasi katarak yang perlu Anda ketahui. Jangan pernah percaya mengenai klaim bahwa suplemen atau obat-obatan tertentu dapat menyembuhkan katarak.

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa suplemen atau obat-obatan tertentu dapat mengobati katarak. Satu-satunya perawatan yang efektif untuk katarak adalah operasi katarak.***

  • Penulis, dokter spesialis mata dari KMN EyeCare. 

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mengenang Prof. Dr. Setiawan Sabana, Almarhum Punya Rasa Percaya Diri yang Besar

Kam Apr 27 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Ibnu Pratomo, seorang alumni ITB dari seni grafis ITB angkatan 97, mahasiswa bimbingan S1-nya Prof. Setiawan Sabana, memaparkan,” Prof Setiawan itu banyak pengalaman, banyak peluang dan lain lain, memiliki pemikiran yang beda dan tidak sama dengan pikiran kebanyakan, Pak Wawan tahu siapa dirinya dan kapasitasnya […]