HIKMAH: Allah SWT Menjajikan Pahala Membaca Alquran tak Terbatas

Editor :
Pahala bacaa Alquran tak terbatas bagi pemula atau yang sudah lancar, Membaca Alquran./ilustrasi /via republika.co.id/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Terdapat sejumlah hadis Nabi saw. yang menjelaskan mengenai keutamaan membaca Alquran. Keutamaan di dalam hadis-hadis tersebut sudah seyogianya membuat umat Islam  tidak meninggalkan Alquran dan terus membaca serta mengamalkannya.

Melansir Republika.co.id dari Mawdoo, Jumat (18/12/2021), berikut beberapa hadis mengenai keutamaan membaca Alquran yaitu di antaranya HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah:

لا حَسَدَ إلَّا في اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ عَلَّمَهُ اللَّهُ القُرْآنَ، فَهو يَتْلُوهُ آناءَ اللَّيْلِ، وآناءَ النَّهارِ، فَسَمِعَهُ جارٌ له، فقالَ: لَيْتَنِي أُوتِيتُ مِثْلَ ما أُوتِيَ فُلانٌ، فَعَمِلْتُ مِثْلَ ما يَعْمَ

“Laa hasada illa fi itsnataini: rajulun allamahullahul-qur’ana fa huwa yatluhu ana-a al-laili, wa ana-a an-nahaari, fasami’ahu jaarun lahu fa qala: laitani utitu mitsla maa utiyaa fulaanun fa’amiltu mitsla maa ya’malu.” 

Artinya: “Beririhatilah hanya kepada dua jenis orang: (yakni salah satunya) orang yang dapat membaca/menghafal Alquran (atas kuasa dan karunia Allah SWT), lalu ia membacanya pada malam dan siang hari. Kemudian seorang tetangga mendengarnya dan berkata: saya berharap bahwa saya telah diberikan seperti yang telah diberikan si fulan atas (karunia itu) sehingga saya dapat melakukan apa yang dia lakukan.” 

Namun demikian, Islam juga tidak mengesampingkan aspek psikologis para kaum muslim yang belum pandai membaca atau mengenali Alquran namun yang bersangkutan masih tetap mendekatkan diri kepada Alquran.

Dalam hal ini, Rasulullah saw. juga bersabda: 

الَّذي يقرأُ القرآنَ وهو ماهرٌ به مع السَّفَرةِ الكِرامِ البَررةِ، والَّذي يقرأُ القرآنَ وهو عليه

شاقٌّ فله أجران 

“Alladzi yaqra-ul Qurana wa huwa mahirun bihi ma’a as-safarati al-kiraami al-bararati , wal ladzi yaqra-ul qur-ana wa huwa alaihi syaqqun falahu ajrani.” 

Yang artinya: “(Keutamaan membaca Alquran didapatkan kepada) orang mukmin yang pandai membaca Alquran, maka kedudukannya di akhirat ditemani para malaikat yang mulia. Dan orang yang membaca Alquran dengan gagap, sulit membaca dan memahami Alquran, baginya terdapat dua pahala kebaikan.” (HR Muttafaq ‘Alaih dari Aisyah r.a.)

Selain membaca psikologis umat Islam dalam kemampuan dan pemahaman terhadap Alquran, Islam juga memberikan jaminan ganjaran pahala yang jelas kepada mereka yang membaca Alquran dalam parameter banyak atau sedikitnya. Rasulullah bersabda: 

من قرأ حرفًا من كتابِ اللهِ فله به حسنةٌ والحسنةُ بعشرِ أمثالِها، لا أقولُ ألم حرفٌ، ولكن ألفٌ حرفٌ، ولامٌ حرفٌ، وميمٌ حرفٌ

“Man qara-a harfan min kitabillahi fa lahu bihi hasanatun wal-hasanatu bi-asyri amtsaliha, laa aqwaalu almu harfun, wa lakin alifun harfun, wa lamun harfun, wa mimun harfun.” 

Yang artinya: “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Alquran, maka baginya satu kebaikan dengan membaca tersebut. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan di setiap satu huruf: akan tetapi Alif satu huruf, lam satu. Aku tidak mengatakan bahwa (yang dimaksud huruf) berarti Mim (dimaknai) satu huruf.” @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kepastian Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021 Belum Diperoleh

Rab Jan 20 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan bahwa sementara ini kepastian penyelenggaraan ibadah haji 2021 belum diperoleh. Adapun berbagai upaya dan koordinasi telah dilakukan untuk mencari kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji, salah satunya bertemu dengan duta besar Indonesia untuk Arab Saudi di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Senin […]