HIKMAH: Keutamaan dan Pentingnya Mendirikan Salat (1)

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Salat adalah rukun kedua dari rangkaian lima rukun-rukun Islam dan salat adalah rukun yang paling ditekankan setelah dua kalimat syahadat.

Salat adalah wasilah (media) antara seorang hamba dengan Rabb-nya. Nabi shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda,

إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى يُنَاجِي رَبَّهُ…

“Sesungguhnya apabila seorang hamba mengerjakan salat, maka ia sedang bermunajat kepada Rabb-nya…”

Dan Allah berfirman dalam hadis qudsi:

قَسَمْتُ الصَّلاَةَ بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ ( الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ). قَالَ اللَّهُ تَعَالَى حَمِدَنِى عَبْدِى وَإِذَا قَالَ (الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ). قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَثْنَى عَلَىَّ عَبْدِى. وَإِذَا قَالَ (مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ). قَالَ مَجَّدَنِى عَبْدِى – وَقَالَ مَرَّةً فَوَّضَ إِلَىَّ عَبْدِى – فَإِذَا قَالَ (إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ). قَالَ هَذَا بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ. فَإِذَا قَالَ (اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ ). قَالَ هَذَا لِعَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ

“Aku membagi ash-Shalat (surat Al-Fatihah) antara Diri-Ku dan diri hamba-Ku menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku adalah apa yang dipintanya. Apabila hamba tersebut membaca, ‘Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam,’ maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’ Jika ia mengucapkan, ‘Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang,’ maka Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah memujiku.’ Jika ia mengucapkan, ‘Yang Menguasai hari Pembalasan,’ maka Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuliakan-Ku.’ Jika ia mengucapkan, ‘Hanya kepada-Nya kami menyembah, dan hanya kepada-Nya kami memohon,’ maka Allah berfirman, ‘Inilah bagian bagi Diri-Ku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku dalah apa yang dia minta.’ Dan jika ia mengucpakan, ‘Berilah petunjuk kepda kami atas jalan yang lurus, yaitu jalan yang telah Engkau beri kenikmatan bagi yang mengikutinya, bukan jalan-jalan yang Engkau murkai dan bukan pula yang Kau sesatkan,’ maka Allah berfirman, ‘Ini hamba-Ku dan bagi hamba-Ku apa yang dimintanya.”

Baca Juga :  MTQ NASIONAL: PBNU Berharap Alquran Tak Sekadar Diperlombakan

Salat adalah latihan atas beragam bentuk peribadahan dalam serangkaian ritual salat (yang tersusun) dari setiap pasangan yang indah. Takbir yang dengannya ibadah salat dibuka, berdiri yang di dalamnya kalamullah (Alquran) dibacakan oleh para pelaku salat, rukuk yang di dalamnya Rabb diagungkan, berdiri dari rukuk(iktidal) yang dipenuhi dengan pujian kepada Allah, sujud yang padanya Allah Taala disucikan dengan ke-Mahatinggian-Nya, hadirnya sepenuh hati padanya doa, lalu duduk untuk memohon dan memuliakan, serta diakhiri dengan salam.

Salat adalah permohonan atas perkara-perkara yang penting dan pencegahan dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar. Allah Taala berfirman:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ

“Dan mohonlah kalian dengan kesabaran dan salat.” (QS Al-Baqarah: 45).

Juga firman-Nya:

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

“Raihlah apa-apa yang diwahyukan kepadamu dari Al-Kitab dan tegakkanlah salat. Sesungguhnya salat melarang dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar.” (QS. Al-Ankabuut: 45).

Salat adalah cahaya di dalam hati-hati kaum mukmin dan yang melapangkan (dada-dada) mereka. Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

الصَّلَاةُ نُوْرٌ.

“Salat adalah cahaya.”

Juga sabda beliau:

مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُوْرًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

“Barangsiapa yang menjaga salat, dijadikan baginya cahaya, petunjuk dan keselamatan di hari kiamat.” (bersambung)/@fen/sumber: muslimahor.id/dari karya syaikh muhammad bin shalih al-‘utsaimi (rahimahullah)

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penutupan Penerbangan, Jemaah Umrah Batal Berangkat

Sen Des 21 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penutupan penerbangan di Arab Saudi menyebabkan batalnya pemberangkatan jemaah umrah dari Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi. “Pasti (umrah dibatalkan), namun pribadi (travel Patuna) saya belum ada,” kata Syam pada Senin (21/12/2020), seperti dilansir ihram.co.id. Dia mengatakan, beberapa […]