HIKMAH: Kunci Dapatkan Kasih Sayang Allah SWT dan Penghuni Langit

Editor Allah SWT dan penghuni langit mencintai hamba yang sayangi makhluk-Nya. Ilustrasi mencintai makhluk/republika/putra m. akbar/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS –  Nabi Muhammad saw. mengajarkan umatnya untuk saling menyayangi satu sama lain, terlebih jika dia adalah sesama umat Islam.  

Dalam riwabat Abdullah bin Amr r.a., Rasulullah saw. pernah bersabda tentang pentingnya saling menyayangi: 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

“Orang orang yang penyayang itu akan dikasihi oleh Yang Mahapenyayang Yang Mahasuci lagi Mahatinggi, maka sayangilah makhluk yang ada di bumi niscaya kalian akan disayangi oleh makhluk yang ada di langit.”  

Syekh Nawawi Al Bantani dalam kitabnya “Nashaihul Ibad” menerangkan arti dari orang-orang yang menyayangi segenap makhluk di bumi, baik keturunan Adam (manusia) maupun hewan yang dilindungi, yaitu dengan memperlakukan mereka dengan baik detik maka yang Mahapenyayang yaitu Allah SWT akan menyayangi mereka. 

Sayangilah semua makhluk Allah semampu kalian, walaupun terhadap makhluk yang tidak berakal sekalipun dengan cara mengasihi dan mendoakan agar mereka memperoleh limpahan rahmat dan ampunan Allah SWT.  

“Dengan cara itu, kalian akan mendapatkan kasih sayang dari para malaikat dan dari Allah SWT yang limpahan rahmatnya merata ke penduduk langit yang mana jumlahnya lebih banyak daripada penduduk bumi,” katanya. 

Syekh Nawawi mengatakan seseorang tidak bisa mendoakan kepada segenap kaum muslim agar semua dosa mereka diampuni atau mendoakan seseorang yang fakir agar memperoleh 100 dinar, padahal yang berdoa tidak memiliki sarana untuk memperolehnya, karena meskipun itu menunjukkan kasih sayang terhadap sesama, tetapi hal itu bertentangan dengan hukum syariat. 

Perkataan Nabi Muhammad saw. dalam kalimat akan dikasih yg memiliki dua penafsiran. Yang pertama ialah bentuk penegasan karena kalimat tersebut adalah respons dari perintah, dab yang kedua ialah bentuk pengangkatan, karena kalimat tersebut adalah kalimat doa.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Minta Pemda Sosialisasi Aturan Terbaru Terkait Kebijakan PPKM

“Ini lebih disepakati mengingat doa Nabi Muhammad saw. tidak tertolak pasti diterima Allah SWT,” katanya. @fen 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rektor UMS Pilih Wakil Orang-orang Muda yang "Kencang Larinya"

Kam Jun 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Era revolusi industri 4.0 ini merupakan kesempatan bagi orang-orang muda, terutama di kalangan perguruan tinggi (PT) untuk tampil dengan potensi masing-masing. Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Sofyan Anif, dalam memilih 5 orang wakil rektor periode 2021-2025, menempatkan 4 orang yang semuanya berusia relatif muda dan […]