Hikmah Salat Berjemaah

Editor :
Sejumlah aparat keamanan melaksanakan salat berjemaah usai peresmian renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (7/1/2021)./via republika.co.id/ist

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pilar Islam hanya dapat tegak apabila umatnya saling mengenal, menunjukkan solidaritas, dan bekerja sama dalam menegakkan kebenaran dan membasmi kebatilan. Tidak ada tempat lain yang lebih baik bagi solidaritas dan persaudaraan itu daripada masjid.

Maka, di saat itu kaum muslim bersama-sama melaksanakan salat berjemaah lima kali dalam sehari. Walaupun kepentingan duniawi mereka berbeda, rasa persaingan tumbuh di dalam diri.

Tapi dinding-dinding perpecahan dan kedengkian serta rasa sakit bisa luluh seketika apabila mereka bertemu untuk bersama-sama melaksanakan salat berjemaah.

Tentu, syaratnya bahwa dalam melaksanakan semua itu mereka harus benar-benar beriman kepada Allah. Salat, beribadah dan berjalan menuju masjid, tidak munafik.

Dalam mazhab Imam Syafii, dikategorikan dua alasan yang diperbolehkan dalam meninggalkan salat berjemaah. Pertama adalah alasan umum. Seperti adanya hujan, angin kencang di malam hari, hingga panas yang terik di jalan.

Hal ini disandarkan pada hadis riwayat Muttafaqun Alaih yang menceritakan bahwa Nabi pernah memerintahkan seorang muazin pada suatu malam yang dingin dengan hujan deras agar salat di rumah masing-masing.

Sedangkan alasan kedua adalah alasan khusus. Yaitu berupa sakit, rasa lapar dan haus yang tak dapat ditunda, takut terhadap keselamatan jiwa dan harta, hingga menahan buang air kecil dan buang air besar.

Dasar dalil atas ini adalah hadis Nabi: “Idza quddama al-asyaau fabda’u bihi qabla an tushallu sholatal-maghribi, wa laa ta’jalu an asyaaikum,”. Yang artinya: “Apabila makan malam sudah tersaji, maka dahulukanlah makan malam tersebut dari salat magrib. Dan janganlah kalian tergesa-gesa sehingga makan malamnya tuntas.” @fen/sumber republika.co.id

Baca Juga :  Ganjar Siagakan Kembali Gedung STIE Bank Jateng Sebagai Pusat Isolasi Mandiri

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polda Aceh Tetapkan DPO Terduga Pelaku Penipuan Jemaah Umrah

Ming Jan 31 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh memasukkan seorang terduga pelaku penipuan jemaah umrah dalam daftar pencarian orang atau DPO Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya mengatakan terduga pelaku seorang wanita berinisial R ini sudah dipanggil menghadap penyidik, namun tetap tidak memenuhinya. “Pemanggilan […]