HIKMAH: Syawal, Bulan Berkah yang Penuh Julukan

Editor Syawal merupakan bulan saat banyak umat Islam yang bersuka cita, bersalaman, berpelukan, bertangis bahagia, mengucap syukur yang agung, meminta maaf, dan memaafkan yang bersalah./foto ilustrasi/via sindonews/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Saat ini kita telah masuk bulan Syawal dalam kalender Islam .Setelah melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan, juga banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan Syawal ini. Selain penuh dengan amalan, bulan Syawal juga memiliki beragam julukan  karena keistimewaaannya tersebut. Julukan apa saja?

Melansir Sindonews.com yang merangkum berbagai sumber, berikut julukan untuk bukan Syawal ini dan keistimewaannya:

1. Bulan kembali ke fitrah

Setelah melaksanakan puasa Ramadan selama sebulan penuh, maka pada bulan Syawal adalah bulan kembalinya umat Islam kepada fitrahnya, diampuni semua dosanya. Karenanya masuk 1 Syawal, umat Islam merayakan Hari Ratya Idulfitri dan diharamkan berpuasa.

2. Bulan takbir

Pada tanggal 1 Syawal, seluruh umat Islam di berbagai belahan dunia mengumandangkan takbir. Takbir terdenger serentak oleh seluruh umat Islam. Takbir mulai dikumandangkan begitu malam memasuki tanggal 1 Syawal (malam takbiran), menjelang salat Idulfitri.

Ini merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan ibadah Ramadan selama sebulan penuh. Pada saat ini pula umat Islam akan memperbanyak zikir, takbir, tahmid, dan tasbih.

3. Bulan silaturahmi

Pada bulan ini akan terlihat banyak umat Islam yang melakukan silahturahmi atau yang biasa disebut dengan halal bihalal. Saling berkunjung ke sanak suadara, kerabat dan tetangga untuk silaturahmi sekaligus bermaaf-maafan.

4. Bulan ceria

Syawal merupakan bulan saat banyak umat Islam yang bersuka cita, bersalaman, berpelukan, bertangis bahagia, mengucap syukur yang agung, meminta maaf, dan memaafkan yang bersalah. Ini merupakan bulan yang penuh dengan nuansa ceria.

5. Bulan nikah

Bulan Syawal dipercayai sebagai bulan yang baik untuk melangsungkan pernikahan. Di bulan ini pula Rasulullah melangsungkan pernikahan dengan istrinya, Sayyidah Aisyah.

Hal ini juga merupakan dobrakan kepada tradisi jahiliah yang menentang untuk menikah pada bulan Syawal. @fen

Baca Juga :  Epidemiolog Unpad: Pemkot Bandung agar Evaluasi AKB karena Kasus Covid-19 Melonjak

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Di Balik Tragedi Perahu Terbalik: Siswanti Kehilangan Anak, Adik, dan Keponakan

Ming Mei 16 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Tragedi tenggelamnya perahu di Waduk Kedungombo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menyisakan kepedihan bagi Siswanti, warga Desa Turko, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Bahkan dia sampai pingsan di tepi waduk yang dibangun pada era pemerintahan Orde Baru tersebut. Anak pertamanya, Niken Safitri (7), bersama keponakannya, Wilda (5), […]