VISI.NEWS | BALI – PERSIB Bandung akhirnya memutus rekor buruk yang selama ini menghantui mereka setiap kali bertandang ke markas Bali United. Dalam lanjutan Super League 2025/26, tim asuhan Bojan Hodak sukses meraih kemenangan tipis 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (1/11/2025).
Gol tunggal kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-84 melalui skema serangan balik cepat. Hasil ini menjadi kemenangan pertama PERSIB di kandang Bali United dalam sejarah pertemuan resmi kedua tim.
Pelatih Bojan Hodak menilai kemenangan ini merupakan buah kerja keras tim dan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan di laga tandang. Namun, ia menegaskan tidak ingin terlalu larut dengan catatan masa lalu yang kerap menjadi sorotan.
“Menurut saya, itu hal yang sudah berlalu. Saya tidak pernah melihat ke belakang. Masa lalu tidak bisa diubah, tapi masa depan bisa,” ujar Hodak usai laga di Bali, Senin (3/11/2025).
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan, dirinya sering mendengar banyak pihak yang menyebut ada “kutukan” bagi PERSIB untuk menang di Bali. Namun, Hodak memilih untuk menjadikannya sebagai motivasi, bukan beban.
“Saya mendengar orang bilang tim ini tidak bisa menang di Bali, sama seperti dulu katanya sulit juara dengan pelatih asing. Tapi hari ini, kami buktikan semua bisa diubah,” tegasnya.
Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi PERSIB, bukan hanya karena memutus rekor buruk, tetapi juga menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Super League 2025/26. Hasil positif tersebut memperpanjang tren tak terkalahkan PERSIB dalam lima pertandingan terakhir.
Para pemain pun mengaku kemenangan ini terasa spesial. Selain menandai sejarah baru, juga menunjukkan bahwa kerja keras dan kepercayaan diri bisa menembus batas yang selama ini dianggap mustahil.
Dengan semangat baru dan kepercayaan diri tinggi, Hodak berharap kemenangan ini menjadi momentum bagi PERSIB untuk terus melaju di jalur kemenangan dan menjaga peluang juara musim ini. “Kuncinya adalah konsistensi dan fokus pada apa yang bisa kita kendalikan — masa depan,” pungkasnya.
@uli












