Search
Close this search box.

Istimewa! Doa Hari ke-10 Ramadhan yang Penuh Ampunan dan Keutamaan

Doa Hari ke-10 Ramadhan lengkap Arab Latin dan arti dibaca saat awal bulan puasa./visi.news/freepik.
Ilustrasi umat Muslim membaca doa di hari ke sepuluh bulan suci Ramadhan./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Doa Hari ke-10 Ramadhan menjadi amalan istimewa yang dianjurkan untuk dibaca umat Muslim saat memasuki bulan suci, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, arti, serta keutamaannya.

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah pelaksanaan sidang isbat. Dengan datangnya bulan suci ini, umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita, memperbanyak ibadah, serta mengamalkan doa-doa khusus, termasuk Doa Hari ke-10 Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Setiap detik di dalamnya menjadi peluang emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada hari pertama, umat Muslim dianjurkan membaca Doa Hari ke-10 Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar puasa dan ibadah yang dijalankan diterima serta dijauhkan dari kelalaian.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan orang yang terzalimi. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad bin Hanbal.

Hadis tersebut menegaskan betapa istimewanya doa orang yang berpuasa. Maka membaca Doa Hari ke-10 Ramadhan menjadi langkah awal yang penuh harap agar seluruh rangkaian ibadah selama satu bulan mendapat ridha Allah SWT.

Doa Hari ke-10 Ramadhan: Bacaan Lengkap dan Artinya

Berikut bacaan Doa Hari ke-10 Ramadhan dalam teks Arab, Latin, dan artinya:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُتَوَكِّلِيْنَ عَلَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ لَدَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ إِلَيْكَ بِإِحْسَانِكَ يَا غَايَةَ الطَّالِبِيْنَ

Allâhummaj ‘alnî fîhi minal mutawakkilîn ‘alaika waj’alnî fîhi minal fâizîn ladaika waj’alnî fîhi minal muqarrabîn ilaika biiîhsânika yâ ghâyatat thâlibîn

Artinya : Ya Allah! Mohon jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU, dengan kebaikan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon

Baca Juga :  Respons Cepat Bencana, Polri dan Warga Dirikan Jembatan Darurat di Garut

Doa Hari ke-10 Ramadhan ini dipanjatkan agar puasa yang dijalankan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan benar-benar bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Keutamaan Doa Hari ke-10 Ramadhan

Pada hari kesepuluh Ramadhan, Allah SWT kembali melimpahkan keutamaan yang luar biasa bagi hamba-Nya yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Memasuki hari kesepuluh, umat Muslim semakin diarahkan untuk memperkuat doa, harapan, serta keyakinan bahwa setiap amal ibadah akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

Disebutkan bahwa pada hari kesepuluh Ramadhan, Allah SWT memenuhi 70 ribu hajat orang yang berpuasa. Keutamaan ini menunjukkan betapa luasnya rahmat dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah puasa.

Tidak hanya itu, segala makhluk ciptaan Allah SWT mulai dari matahari, bulan, bintang, binatang, hingga pepohonan akan memohonkan ampunan bagi orang-orang yang berpuasa dengan penuh keikhlasan. Gambaran ini menegaskan bahwa puasa memiliki dampak spiritual yang begitu besar, hingga seluruh alam semesta turut menjadi saksi dan mendoakan kebaikan bagi mereka yang taat.

Keutamaan ini menjadi pengingat bahwa ibadah puasa bukan hanya bernilai pribadi, tetapi juga memiliki dimensi kosmis dan spiritual yang luas. Hari kesepuluh Ramadhan adalah momentum untuk memperbanyak doa, memperbaiki niat, dan menggantungkan segala harapan hanya kepada Allah SWT.

Sebagaimana doa orang yang berpuasa memiliki kedudukan istimewa dan tidak tertolak hingga waktu berbuka, maka hari kesepuluh menjadi kesempatan besar untuk memohon terkabulnya hajat, ampunan dosa, serta kemudahan dalam setiap urusan kehidupan.

Makna Mendalam di Balik Doa Hari ke-10 Ramadhan

Terdapat beberapa poin penting dalam keutamaan hari kesepuluh Ramadhan:

1. Keyakinan bahwa Allah Maha Mengabulkan Doa

Penyebutan 70 ribu hajat yang dipenuhi menunjukkan bahwa Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya. Doa hari kesepuluh mengajarkan pentingnya optimisme dan husnuzan kepada Allah SWT.

Baca Juga :  Bandung Masih Terik Ekstrem Siang, Hujan Mengintai Sore!

2. Luasnya Rahmat dan Kasih Sayang Allah SWT

Angka yang besar melambangkan keluasan rahmat Allah SWT. Tidak ada doa yang sia-sia selama dipanjatkan dengan hati yang tulus dan penuh keyakinan.

3. Keharmonisan Manusia dengan Alam Semesta

Makhluk-makhluk seperti matahari, bulan, bintang, binatang, hingga pepohonan yang memohonkan ampunan menggambarkan adanya keterhubungan antara manusia dan alam. Ketika manusia taat kepada Allah SWT, alam pun turut mendoakan kebaikan baginya.

4. Pentingnya Keikhlasan dalam Beribadah

Keutamaan ini dikhususkan bagi mereka yang berpuasa dengan penuh keikhlasan. Artinya, kualitas niat menjadi kunci utama diterimanya amal dan dikabulkannya doa.

5. Motivasi untuk Memperbanyak Doa di Awal Ramadan

Hari kesepuluh berada di fase awal Ramadhan, masa turunnya rahmat. Doa ini menjadi pengingat agar umat Muslim tidak menyia-nyiakan kesempatan emas untuk memperbanyak permohonan kepada Allah SWT.

Keutamaan hari kesepuluh Ramadhan ini menjadi dorongan agar setiap Muslim semakin yakin dalam berdoa, semakin khusyuk dalam beribadah, serta semakin ikhlas dalam menjalani puasa. Semoga segala hajat kita dikabulkan, dosa-dosa diampuni, dan langkah kita senantiasa berada dalam ridha Allah SWT.

Doa-Doa Pilihan di Bulan Ramadhan

Selain Doa Hari ke-10 Ramadhan, terdapat beberapa doa yang dianjurkan selama bulan suci.

1. Doa Buka Puasa

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ…

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka…” (HR. Abu Dawud).

2. Doa Berbuka di Rumah Orang Lain

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ…

Artinya: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa…” (HR. Abu Dawud).

3. Doa Kamilin

Doa ini biasa dibaca setelah salat Tarawih, berisi permohonan kesempurnaan iman, keteguhan menjalankan kewajiban, serta harapan masuk surga dan dijauhkan dari api neraka.

Baca Juga :  Garnita Nasdem: Sinergi Politik Bukan Tanda Hilangnya Identitas

Ramadhan sebagai Momentum Perubahan

Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan. Bulan ini adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Membaca Doa Hari ke-10 Ramadhan menjadi simbol komitmen awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Bagi umat Islam di Indonesia, informasi resmi seputar awal Ramadhan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia di https://kemenag.go.id.

Dengan mengamalkan Doa Hari ke-10 Ramadhan, diharapkan seluruh ibadah yang dilakukan selama bulan suci ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi jalan menuju ketakwaan yang lebih tinggi.

Ramadhan adalah kesempatan yang mungkin tidak terulang di tahun berikutnya. Maka, awali dengan doa terbaik, niat terbaik, dan tekad terbaik. @desi

Baca Juga:

Baca Berita Menarik Lainnya :