Huawei Cloud Berpartisipasi di MWC 2023: Wujudkan Potensi Teknologi Digital

Editor Jacqueline Shi menyampaikan sebuah paparan tentang Huawei Cloud. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BARCELONA – Mobile World Congress (MWC 2023) telah berlangsung tahun ini, dan Huawei Cloud berpartisipasi di acara ini, serta berbagi pengalaman tentang kiprahnya sebagai landasan cloud yang mewujudkan dunia berteknologi pintar (intelligent world). Pionir produk dan solusi TIK ini menjadi bagian penting dalam acara tahunan ini dengan menyampaikan paparan, menggelar pameran, dan mengadakan kegiatan lain.

Jacqueline Shi, President, Global Marketing and Sales Service, Huawei Cloud, menyampaikan sebuah paparan berjudul “Unleash Digital with Everything as a Service”. Lewat paparan ini, dia juga melansir berbagai layanan dan solusi baru, seperti Landing Zone dan Cloud on Cloud. “Kami ingin menyediakan layanan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi pelanggan, mitra, serta pengembang, dan segalanya akan tersedia di cloud,” ujar Shi.

Berinovasi demi Memperluas Jangkauan Pasar

KooVerse, infrastruktur Huawei Cloud yang berskala global, mewujudkan pengalaman cloud bertaraf premium dengan latensi yang hanya 50 ms. Sejumlah layanan dengan kebutuhan besar, seperti real-time audio and video, gaming, serta pendidikan jarak jauh (online education) kini bergerak cepat dan efisien. Hingga kini, KooVerse memiliki 78 zona ketersediaan layanan (availability zone/AZ) yang tersebar di 29 Wilayah, serta melayani pelanggan di lebih dari 170 negara dan wilayah.

Landing Zone adalah solusi multitenancy yang berkelanjutan dan mudah dikembangkan (scalable) untuk mengotomatisasi layanan B2B bagi operator. Solusi ini menawarkan layered cloud resource management, identity and permissions design, data boundaries, audit kepatuhan (compliance audit), serta manajemen keuangan. Lebih lagi, solusi ini membantu perusahaan membangun sistem tata kelola TI yang ringkas, mampu mengoordinasikan SDM, keuangan, dan berbagai hal.

Cloud Container Instance (CCI) merupakan layanan serverless container yang dipakai pelanggan untuk menjalankan aplikasi containerized tanpa menciptakan atau mengelola cloud server atau sarana dasarnya. Dengan CCI, peningkatan arus penggunaan hingga 10 kali lipat tidak lagi berdampak pada layanan atau sistem.

Baca Juga :  Resmi Tinggalkan The Reds, Mane Hijrah ke Munich dengan Gaji Rp 4,53 Miliar/Pekan

Model AI seri Pangu mencakup penggunaan untuk pengembangan obat-obatan dan computer vision (CV). Model Pangu sebelumnya telah dilatih dengan ratusan miliar parameter, serta terbukti efektif dalam lebih dari 100 kasus penggunaan di lebih dari 10 industri, seperti layanan kesehatan, kelistrikan, dan pertambangan.

Mendorong Pertumbuhan Baru bersama Operator

Agar operator mampu merambah segmen pasar perusahaan, Huawei Cloud meluncurkan solusi Cloud on Cloud. Operator kini memanfaatkan layanan, teknologi, ekosistem, dan sarana penjualan Huawei Cloud, bersamaan dengan jaringan terbaik di industri guna menggerakkan transformasi digital. Akses atas penggunaan layanan cloud terpadu lewat resale, dual branding, dan sole branding mudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

“Think Cloud Native, Act Cloud Native”

Cloud Native Computing Foundation (CNCF) dan Huawei Cloud meresmikan pendirian Cloud Native Elite Club (CNEC) di Eropa dalam acara tersebut. CNEC adalah komunitas cloud native global yang dibentuk CNCF dan Huawei Cloud. CNEC pertama kalinya merambah Asia Pasifik pada September 2021, dan kini hadir di Eropa. Komunitas ini mempertemukan sosok terkemuka di industri, serta menggerakkan berbagai inovasi cloud native demi meningkatkan ekonomi digital di wilayah lokal.

Selalu Bersikap Terbuka dan Berkolaborasi

Huawei Cloud menggelar acara penyerahan penghargaan Huawei Cloud Developer Competition di Eropa sebagai program unggulan bagi kalangan pengembang. Huawei juga meresmikan kerja sama strategis dengan operator dan mitra, seperti XL asal Indonesia, TIM asal Italia, untuk membantu operator ini membangun keahlian internal.

2022 telah menjadi momen pencapaian bagi Huawei Cloud. Dari sisi pengakuan industri, Huawei Cloud berhasil tercantum dalam Garter Magic Quadrant for Cloud Infrastructure and Platform Services (CIPS) pada Oktober 2022. Dari sisi infrastruktur global, Huawei melansir dua Wilayah baru, yakni Indonesia dan Irlandia, sedangkan, wilayah lainnya segera dibuka di Türkiye, Arab Saudi, dan lokasi lain pada tahun ini.@mpa

Baca Juga :  Milad ke 25, Khofifah: Jamaah Al Jihad Insyaallah cerdas sosial, Agama dan Psikososialnya

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Apakah Strategi Cloud Solutions Anda Sudah Siap untuk Tahun 2023?

Rab Mar 1 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Pada tahun 2022 ada banyak disrupsi, dengan ekonomi global yang melambat, inflasi yang meningkat, pemutusan hubungan kerja dari perusahaan, dan big tech tidak lagi menguasai imajinasi publik seperti sebelumnya. Tahun 2023 dikatakan akan lebih buruk, maka dari itu sekarang adalah waktu yang tepat untuk mepersiapkan […]