Huawei Luncurkan Solusi CloudCampus 3.0 Terbaru, Percepat Transformasi Perusahaan ke Era Cloud

Editor :
Ilustrasi. /net

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Di acara “Huawei Industrial Digital Transformation Conference 2021”, Huawei mengambil langkah penting dalam campus networking dengan meluncurkan solusi CloudCampus 3.0 terbaru, dan rangkaian produk yang dibuat secara khusus untuk industri. Solusi masa depan ini membantu perusahaan dari semua skala dalam membangun campus network yang seluruhnya terhubung dengan jaringan nirkabel, satu hop ke platform cloud bagi kantor-kantor cabang global, cloud management pada LAN dan WAN, serta intelligent operations and maintenance (O&M) bagi para pengguna dan aplikasi. Berkat solusi berfitur lengkap ini, kalangan perusahaan di seluruh dunia bisa segera menangkap berbagai peluang baru dalam transformasi digital di era cloud.

Di tengah pandemi Covid-19 yang sangat berdampak terhadap berbagai industri, gelombang baru inovasi tengah berlangsung dan ingin mempercepat transformasi digital. Menurut “Global Industry Vision (GIV) 2025” yang dirilis Huawei, sebanyak 40 miliar smart personal device dan 100 miliar koneksi global kelak hadir di dunia pada 2025. Jumlah perangkat yang masif ini akan membutuhkan aliran data yang masif pula, dan data akan semakin berperan vital.

Lebih lagi, berbagai perusahaan akan membangun infrastruktur yang berpusat pada cloud. Di saat bersamaan, pengolahan data akan beralih dari server on-premise ke cloud. Dalam “Huawei GIV 2025”, lebih dari 85% layanan perusahaan diprediksi beralih ke cloud pada 2025. Jaringan—infrastruktur penting yang menjembatani perangkat dan cloud—juga akan beralih dari konektivitas lokal menjadi interkonektivitas global dengan interkoneksi multi-branch dan multi-cloud.

Dr. Li Xing, President, Campus Network Domain, Data Communication Product Line, Huawei, mengatakan, “Teknologi cloud menghadirkan pervasive intelligence bagi kalangan perusahaan. Dengan demikian, enterprise campus network perlu mengikuti perkembangan tersebut. Untuk itu, Huawei meluncurkan Solusi CloudCampus 3.0 yang mewujudkan intelligent campus network yang sepenuhnya nirkabel dalam era cloud”.

Baca Juga :  Hasil Sidang Isbat Puasa 2021: Awal Ramadan 1442 H Jatuh pada 13 April

Lebih lanjut dikatakan olehnya, solusi ini menghubungkan semua hal dan mewujudkan nilai tambah data. “CloudCampus 3.0 juga menghubungkan tempat kerja dan lokasi produksi guna meningkatkan efisiensi dan menginspirasi inovasi lintas-sektor. Dengan teknologi canggih, CloudCampus 3.0 ikut membangun neural network yang dibutuhkan dalam interaksi canggih,” ujarnya.

Beberapa ulasan berikut hanyalah sebagian dari inovasi yang menjadi keunggulan Solusi CloudCampus 3.0 dari Huawei:

  • Guna membantu perusahaan dalam membangun jaringan Wi-Fi 6 yang sepenuhnya nirkabel, serta tanpa blind spot dan memiliki uninterrupted roaming, Huawei meluncurkan tujuh produk terbaru dalam lini AirEngine Wi-Fi 6. Di antaranya adalah all-new wall plate AP, mampu menghasilkan sinyal nirkabel yang lebih baik ke kamar-kamar hotel dan asrama pelajar, serta triple-radio high-performance AP yang baru untuk menjamin pengalaman yang bebas gangguan di tempat-tempat ramai, seperti ruang kelas dan stadion. Huawei juga meluncurkan lima multi-GE access switches terbaru dalam seri CloudEngine S, seluruhnya menawarkan 90 W PoE++ per porta, serta mendukung software-defined port rates dengan lisensi right-to-use (RTU) agar dapat beradaptasi secara fleksibel dalam skenario yang berbeda-beda.
  • Huawei merilis NetEngine AR8140, sebuah intelligent routing gateway yang didukung SD-WAN, demi membantu berbagai perusahaan dalam membangun WAN generasi baru dengan akses cloud yang sangat cepat. Produk ini menghasilkan kinerja hingga 20 Gbit/s SD-WAN, serta mengintegrasikan berbagai teknologi optimasi WAN yang berbasiskan aplikasi. Fitur-fitur ini menjadikan NetEngine AR8140 sebagai produk ideal untuk membangun intelligent WAN berkinerja tinggi. Huawei juga meluncurkan virtual gateway SD-WAN berkinerja tinggi— AR1000V—yang bisa diterapkan secara fleksibel pada public cloud dan private cloud. Hal ini menjadi dasar bagi on-demand multi-cloud dan multi-branch interconnections.
  • Huawei turut memperbarui iMaster NCE-Campus—management control dana platform analisis terpadu—guna memafasilitasi implementasi layanan yang cepat dan gesit pada cloud. Dengan arsitektur cloud-managed, iMaster NCE-Campus terbaru mengotomatisasi konfigurasi dan manajemen pada WLAN, LAN, dan WAN. Secara khusus, platform ini merilis fitur intelligent verification yang inovatif. Fitur tersebut mempersingkat waktu verifikasi manual, yakni dari hitungan jam menjadi menit, sebelum layanan diluncurkan. Dengan demikian, risiko dari kekeliruan konfigurasi manual berkurang drastis.
  • Huawei mengintegrasikan inovasi baru pada iMaster NCE-CampusInsight—sebuah sistem intelligent O&M—untuk menangani kerumitan O&M jaringan yang melampaui kemampuan manusia. Kerumitan ini terjadi akibat skala campus network, kuantitas terminal, dan cakupan layanan yang kian bertambah. iMaster NCE-CampusInsight kini mendukung analisis dan jaminan pengalaman aplikasi. Bahkan, solusi ini memanfaatkan algoritma canggih guna mendeteksi mutu dari seribu lebih aplikasi perusahaan yang lazim digunakan secara seketika, serta mencari titik kerusakan dalam hitungan menit. Lewat cara ini, pengguna bisa memperoleh ruang kantor bermutu tinggi dan aktivitas operasional digital.
Baca Juga :  Terdampak Covid-19, Dani Ajak Masyarakat Belanja Produk Lokal

Solusi CloudCampus 3.0 Huawei menjadi pilihan ideal untuk kompleks perkantoran milik perusahaan. Selain meluncurkan solusi ini, Huawei juga merilis banyak produk baru yang secara khusus dibuat untuk industri. Langkah ini ingin mempercepat transformasi digital yang tengah berlangsung di kompleks industri.

Misalnya, di sektor Industrial Internet, Huawei meluncurkan Wi-Fi 6 CPE eksklusif yang berstandar industri. Wi-Fi 6 CPE ini membantu peralatan produksi supaya bisa digunakan secara nirkabel demi menambah efisiensi manufaktur yang fleksibel.

Di sektor angkutan kereta, Wi-Fi 6 AP Huawei terbaru yang dapat dipasang dalam gerbong kereta menghasilkan train-to-ground backhaul yang stabil dan andal, serta sanggup mencapai ribuan Mbps—bahkan, saat kereta mencapai kecepatan 160 km/jam. Wi-Fi 6 AP menjamin kelancaran backhaul untuk arus multimedia passenger information system (PIS).

Di energi sektor, Huawei merilis 5G edge computing IoT gateway yang pertama di industri. Solusi ini menyediakan 5G backhaul yang sangat cepat dan andal untuk pemantauan distribusi listrik, pertambangan batubara, migas, dan skenario penggunaan lain dengan standar ketat.

Untuk smart city, Huawei meluncurkan SmartX, video backhaul site terpadu. Produk baru ini mendukung suplai utama dan energi surya, serta baterai lithium (sebagai tenaga cadangan pada suhu berkisar –20 derajat Celsius hingga +45 derajat Celsius). SmartX juga melindungi layanan perkotaan yang bebas gangguan, bahkan di tengah kondisi cuaca buruk seperti hujan dan salju.

“Kalangan perusahaan kian menginginkan platform jaringan canggih yang membantu bisnis mereka beralih ke teknologi digital. Meski demikian, dalam survei “IDC WLAN Maturity Index”, hanya 24% responden di dunia yang merasa “sangat puas” atas jaringan nirkabelnya. Target utama dari jaringan canggih adalah pengelolaan terpadu pada LAN, WLAN, dan WAN; perangkat otomatis yang tampil lebih baik berkat algoritma canggih, dan infrastruktur berkinerja tinggi seperti Wi-Fi 6 dan Ethernet switching dengan multigigabita,” jelas Rohit Mehra, Vice President, Network Infrastructure, IDC. “Platform Campus 3.0 Huawei mencakup seluruh fitur-fitur ini sehingga menjadikannya platform terbaik yang mendukung masa depan enterprise campus dan memperluas bisnis digital”.

Baca Juga :  Sejumlah Pertimbangan yang Memungkinkan KLB Moeldoko Disahkan Kemenkumham

Dengan kemunculan era cloud, Solusi CloudCampus 3.0 dan rangkaian produk Huawei kelak membantu perusahaan untuk mempersiapkan campus network yang siap menghadapi masa depan, yakni dengan memiliki jaringan yang sepenuhnya nirkabel, cloud management, dan intelligent O&M. Hingga kini, Solusi CloudCampus Huawei telah banyak digunakan oleh pelanggan dari sektor industri di lebih dari 100 negara dan wilayah, membantu mereka untuk mencapai kesuksesan bisnis.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tatkala Nabi Adam Lupa Umurnya Telah Habis

Rab Mar 31 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Setelah Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissalam, Dia lantas “mengusap” punggungnya. Maka berjatuhanlah darinya seluruh jiwa yang akan diciptakan Allah dari keturunannya. Selanjutnya, Allah menyodorkan jiwa-jiwa itu kepada Adam. Ia pun menanyakan siapakah mereka sebenarnya? Dijawab oleh Allah, mereka ialah keturunan Adam. Namun pandangan Nabi Adam ‘alaihissalam langsung […]